Beranda / Parlemen / DPRD Sukabumi Dukung Parkir Wisata SOMEAH, Budi Azhar Minta Tak Ada Pungutan Liar

DPRD Sukabumi Dukung Parkir Wisata SOMEAH, Budi Azhar Minta Tak Ada Pungutan Liar

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menilai penataan sistem parkir di kawasan wisata Pantai Selatan merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan membangun citra positif pariwisata Kabupaten Sukabumi.

Menurutnya, wisatawan akan merasa nyaman berkunjung apabila mendapatkan kepastian tarif, keamanan kendaraan, serta pelayanan yang baik selama berada di destinasi wisata.

Hal tersebut disampaikan Budi saat menghadiri peluncuran program Parkir Wisata SOMEAH (Sopan, Aman, Endah, dan Amanah) di kawasan Pantai Istana Presiden (IP) Citepus, Palabuhanratu, Senin (3/8/2026).

Baca Juga :  F-PDIP Kritisi Pembengkakan Anggaran Pilkada Sukabumi 2029: Jangan Seperti Pemekaran DOB, Habis Tak Berjejak

Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang mulai menata sistem parkir melalui penerapan tarif resmi, pemasangan papan informasi tarif, serta penugasan petugas parkir yang memiliki identitas dan atribut resmi.

“Ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam menata sektor pariwisata di Kabupaten Sukabumi agar semakin tertib dan memberikan kenyamanan bagi wisatawan,” ujarnya.

Menurut Budi, Kabupaten Sukabumi memiliki potensi wisata yang sangat besar melalui konsep Gurilaps (Gunung, Rimba, Laut, Pantai, dan Sungai). Namun, potensi tersebut harus didukung oleh tata kelola yang baik agar mampu memberikan pengalaman positif bagi para pengunjung.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Siap Berkolaborasi dengan Letkol Andhi sebagai Dandim 0622 Baru

Ia menilai keberadaan papan tarif parkir resmi menjadi bentuk perlindungan bagi wisatawan sekaligus upaya mencegah praktik pungutan yang tidak sesuai ketentuan.

“Saya sudah melihat langsung. Ini langkah yang bagus sebagai sosialisasi awal, sehingga masyarakat mengetahui tarif parkir untuk motor, mobil, maupun kendaraan lainnya. Ini juga menjadi upaya agar tidak ada lagi pungutan di luar yang telah ditetapkan bersama,” katanya.

Baca Juga :  Lubang Besar Muncul di Kawasan Wisata Karanghawu Cisolok, Ini Respons Dispar Sukabumi

Budi berharap seluruh perangkat daerah yang terlibat dalam pengelolaan pariwisata, seperti Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan, Bapenda, serta instansi terkait lainnya, terus memperkuat kolaborasi dalam membenahi sektor pariwisata di Kabupaten Sukabumi.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan pariwisata tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan pelaku usaha dan masyarakat yang berinteraksi langsung dengan wisatawan.

“Kalau wisatawan merasa aman, nyaman, dan mendapatkan pelayanan yang baik, mereka akan datang kembali bahkan mengajak orang lain untuk berkunjung ke Sukabumi,” tandasnya.

Traktir Kopi
Tag: