Beranda / Daerah / Bangunan Era 80-an hingga Minim Pemeliharaan Jadi Penyebab Ribuan Ruang Kelas SD-SMP di Sukabumi Rusak

Bangunan Era 80-an hingga Minim Pemeliharaan Jadi Penyebab Ribuan Ruang Kelas SD-SMP di Sukabumi Rusak

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM – Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kabupaten Sukabumi Deden Sumpena membenarkan kondisi ribuan ruang kelas SD dan SMP di Kabupaten Sukabumi dalam kondisi rusak dengan beragam kategori mulai dari rusak ringan, rusak sedang dan rusak berat.

Menurut Deden, kerusakan terjadi karena usia bangunan yang sudah tua. Ia mengatakan, sejumlah gedung sekolah bahkan telah dibangun sejak era 1980-an.

Baca Juga :  Libur Panjang, Pantai Cibuaya Sukabumi Jadi Pilihan Wisata Keluarga

“Yang pertama memang sudah lama, dari sisi bangunan mulai tahun 80 an belum terintervensi perbaikan,” ujar Deden, Rabu (29/4/2026).

Selain faktor usia bangunan, Deden menegaskan kerusakan kelas terjadi akibat tidak terperhatikananya pemeliharaan rutin. Misalnya, ketika ruang kelas mengalami kebocoran atap, pihak sekolah tidak langsung melakukan perbaikan. Lambat laun, bocor itu membuat material bangunan lapuk sehingga tak sedikit kejadian, atap kelas ambruk.

Baca Juga :  DPRD dan Pemkab Sukabumi Siap Kawal Program Strategis Presiden Prabowo di Daerah

“Yang kedua juga dari sisi pemeliharaan rutin. Awalnya dari bocor, kemudian kena kayu dan lapuk,” ujarnya.

Maka dari itu Deden menegaskan kepada seluruh kepala sekolah supaya bisa memaksimalkan dana pemeliharaan yang bersumber dari BOS. Kemudian kepada para pengawas sekolah, agar melakukan monitoring kondisi bangunan.

Baca Juga :  Pesilat Jampangkulon Raih 18 Medali di Kejuaraan Pencak Silat Kabupaten Sukabumi

“Kita sama-sama rawat sekolah ini oleh para kepala satuan pendidikan, para kepala sekolah, jangan sampai genteng bergeser tidak diperbaiki. Kemudian monitoring juga dari para pengawas, ketika masuk sekolah itu yang dilihat sarananya dulu,” pungkasnya.

Traktir Kopi
Tag:

Pos-pos Terbaru