JUBIRTVNEWS.COM — Transformasi pendidikan di era kecerdasan artifisial (AI) tidak cukup hanya dengan menghadirkan teknologi ke ruang kelas. Kesiapan guru dalam memahami dan menggunakannya secara bijak menjadi faktor penting dalam menentukan arah pembelajaran.
Pesan tersebut mengemuka dalam pelatihan AI Goes to School yang digelar Masyarakat Antifitnah Indonesia (MAFINDO) Bogor bersama SD Islam Al Azhar 27 Cibinong, Sabtu (7/11/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 100 guru dan tenaga pendidik dari Kabupaten Bogor.
Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat literasi digital sekaligus meningkatkan kompetensi pendidik dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Kepala SD Islam Al Azhar 27 Cibinong, H. Nawawi, S.Pd., menegaskan bahwa penguasaan teknologi menjadi kebutuhan penting bagi guru. Pasalnya, peserta didik saat ini semakin akrab dengan perkembangan teknologi sehingga pendidik dituntut memiliki pengetahuan dan kemampuan yang lebih baik.
Namun, penguasaan teknologi tidak cukup hanya sebatas kemampuan teknis. Guru juga harus mampu memberikan contoh dan membimbing peserta didik agar menggunakan teknologi secara tepat, bijak, dan bertanggung jawab.
Pengawas Gugus 1 Cibinong Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Hj. Eutik Aningsih, S.Pd., M.Si., turut menekankan pentingnya penguatan kompetensi AI bagi pendidik.
Menurutnya, pelatihan semacam ini menjadi ruang bagi guru untuk memperluas wawasan sekaligus meningkatkan kapasitas diri di tengah perkembangan teknologi.
Guru diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu mengarahkan pemanfaatannya agar memberikan dampak positif bagi perkembangan dan proses belajar peserta didik.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh materi mengenai konsep dasar kecerdasan artifisial, peluang pemanfaatan AI dalam pendidikan, serta eksplorasi perangkat berbasis AI untuk mendukung kreativitas, produktivitas, dan efektivitas pembelajaran.
Pelatihan dipandu Dr. Dewi Setiawati, M.Pd. dan Akmalia, S.Pd., bersama tim asisten trainer Hafiz Kurzi, Sintya Devi, Dawud Bachtiar, dan Riza Azizu.
Pembelajaran juga didukung Learning Management System (LMS) MAFINDO Institute untuk memfasilitasi peserta dalam mengakses materi dan memperdalam pemahaman mengenai kecerdasan artifisial.
Kolaborasi MAFINDO Bogor dan SD Islam Al Azhar 27 Cibinong menjadi bentuk sinergi komunitas literasi digital dengan lembaga pendidikan dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Melalui program AI Goes to School, MAFINDO Bogor berkomitmen memperluas edukasi literasi digital dan kecerdasan artifisial kepada berbagai lembaga pendidikan.
Transformasi pendidikan pada akhirnya bukan semata-mata tentang teknologi baru, melainkan tentang kesiapan sumber daya manusia, khususnya guru, dalam memastikan teknologi memberikan nilai tambah bagi pembelajaran dan membentuk generasi yang kritis, kreatif, serta beretika.












