Beranda / Daerah / Nama Pejabat Sekretariat DPRD Sukabumi Dicatut untuk Penipuan WhatsApp, Warga Diminta Waspada

Nama Pejabat Sekretariat DPRD Sukabumi Dicatut untuk Penipuan WhatsApp, Warga Diminta Waspada

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM – Masyarakat Kabupaten Sukabumi kembali diminta waspada terhadap modus penipuan melalui WhatsApp yang mencatut nama pejabat daerah. Kali ini, nama Kepala Bagian Program dan Keuangan Sekretariat DPRD Kabupaten Sukabumi, Dendra Haryanto, digunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Informasi tersebut disampaikan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Sukabumi melalui akun media sosial resminya, Selasa (3/11/2026).

Baca Juga :  Video: Bantuan KDM bagi Korban Bencana Palabuhanratu, DPRD Sukabumi Dorong Pemerataan Program

Dalam pengumuman tersebut, Diskominfosan menyebut nomor WhatsApp +62 852-1657-2755 bukan merupakan nomor resmi milik Dendra Haryanto dan terindikasi digunakan untuk modus penipuan.

Masyarakat diimbau tidak mudah percaya apabila menerima pesan dari nomor tersebut, terlebih jika berisi permintaan bantuan, sumbangan, uang, maupun kepentingan pribadi lainnya.

Baca Juga :  Waspada, Nomor WhatsApp Palsu Catut Nama Wakil Ketua DPRD Sukabumi H Usep

“Jangan mudah percaya! Jangan membalas atau menindaklanjuti pesan mencurigakan. Jangan memberikan data pribadi, kode OTP, maupun informasi penting lainnya,” demikian imbauan dalam pemberitahuan tersebut.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak sembarangan mengklik tautan yang sumbernya tidak jelas. Apabila menerima pesan mencurigakan, warga disarankan melakukan konfirmasi melalui nomor atau saluran komunikasi resmi.

Baca Juga :  Realisasi Aspirasi Reses, Leni Liawati Salurkan Bantuan Alat UMKM di Cikakak dan Palabuhanratu Sukabumi

Diskominfosan juga mengajak masyarakat melaporkan apabila menemukan pesan atau aktivitas mencurigakan yang berpotensi merugikan.

Imbauan ini disampaikan agar masyarakat lebih berhati-hati dalam menerima informasi digital, sekaligus mengantisipasi penyalahgunaan nama dan jabatan pejabat pemerintahan untuk kepentingan penipuan.

Traktir Kopi
Tag:

Pos-pos Terbaru