Beranda / Daerah / Kopi Gunungkaramat Punya Potensi Besar, Distan Sukabumi Dorong Kualitas hingga Pasar Ekspor

Kopi Gunungkaramat Punya Potensi Besar, Distan Sukabumi Dorong Kualitas hingga Pasar Ekspor

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM – Kopi dari Desa Gunungkaramat, Kabupaten Sukabumi, memiliki peluang untuk menembus pasar yang lebih luas melalui pengembangan tiga varietas unggulan, yakni robusta, arabika, dan liberika. Potensi tersebut terus didorong melalui peningkatan kualitas produksi, modernisasi peralatan pascapanen, hingga perluasan jaringan pemasaran ke luar negeri.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin, mengatakan pengembangan kopi Gunungkaramat menjadi salah satu potensi perkebunan yang perlu diperkuat, baik dari sisi produksi maupun kemampuan kelompok tani dalam mengolah hasil panen.

“Potensi di Desa Gunungkaramat sangat menjanjikan. Ada tiga varietas kopi yang ada di Gunungkaramat, yaitu robusta sekitar 20 hektare, arabika 100 hektare dan liberika sekitar 5 hektare,” ujar Aep, belum lama ini.

Baca Juga :  Hadapi Libur Nataru 2025/26, Pemkab Sukabumi Siapkan Pariwisata Aman dan Nyaman Bagi Wisatawan

Untuk mendukung pengembangan komoditas tersebut, Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi telah memberikan sejumlah fasilitasi kepada kelompok tani kopi Gunungkaramat. Bantuan yang diberikan meliputi bibit kopi arabika serta peralatan pascapanen, seperti pulper, huller, roasting, dan UV dryer.

Dukungan lainnya berupa penyediaan gudang dan kendaraan roda tiga untuk menunjang aktivitas kelompok tani. Selain sarana dan prasarana, peningkatan kapasitas sumber daya manusia juga dilakukan melalui studi banding dan keikutsertaan kelompok tani dalam berbagai pameran.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari promosi produk kopi Gunungkaramat yang dipasarkan dengan merek Karamat Coffee.

Meski memiliki potensi yang menjanjikan, pengembangan kopi Gunungkaramat masih menghadapi kendala, terutama terkait keterbatasan peralatan pascapanen modern. Padahal, teknologi pengolahan berperan penting dalam menjaga kualitas biji kopi hingga menghasilkan cita rasa yang mampu bersaing di pasar.

Baca Juga :  Video: Pascabencana, Pengungsi Cisolok Sukabumi Derita Gatal-Gatal dan Kekurangan Kasur Tidur

“Yang menjadi kendala sekarang alat pascapanen yang kurang modern. Kelompok tani menginginkan alat-alat kopi yang modern untuk bisa bersaing dari sisi kualitas dan rasa kopinya. Dinas terus mengupayakan bantuan alat-alat yang berkualitas,” tuturnya.

Di tengah upaya peningkatan kualitas tersebut, peluang pemasaran kopi Gunungkaramat juga mulai diarahkan ke pasar internasional. Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi menjalin koordinasi dengan sejumlah pihak dari Yunani, China, dan Belanda, terutama melalui jaringan kafe di negara-negara tersebut.

“Untuk pengembangan pasar, kami membantu kerja sama dan koordinasi dengan Yunani, China dan Belanda melalui kafe-kafe mereka,” lanjutnya.

Baca Juga :  Belum Setengah Tahun Ketua Harian CPUGGp Mundur, Ade Suryaman: “Kita Enggak Paham”

Dukungan dari mitra luar negeri juga mulai terlihat. Pihak Yunani disebut telah memberikan bantuan berupa alat penyortir kopi untuk membantu memastikan kualitas biji kopi yang dihasilkan.

Selain itu, terdapat potensi permintaan kopi yang dapat menjadi peluang bagi kelompok tani untuk meningkatkan produksi. Kebutuhan dari perorangan disebut mencapai sekitar satu ton per tahun dalam bentuk berasan kopi.

Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi berharap dukungan sarana produksi, peningkatan kapasitas kelompok tani, penggunaan teknologi pascapanen, serta perluasan jaringan pemasaran dapat memperkuat daya saing Karamat Coffee. Dengan begitu, kopi Gunungkaramat diharapkan semakin dikenal sebagai salah satu produk unggulan Kabupaten Sukabumi dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Traktir Kopi
Tag:

Pos-pos Terbaru