JUBIRTVNEWS.COM – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Deden Sumpena mengungkapkan SDN dan SMPN di Kabupaten Sukabumi mengalami kekurangan guru yang mencapai 7.184 orang.
Deden merinci, SD kekurangan sekitar 3.430 guru, sedangkan SMP mencapai 3.754 guru. Jumlah kekurangan guru SMP lebih besar karena sistem pembelajarannya berbasis mata pelajaran.
“Kenapa lebih banyak? Karena untuk SMP berbasis mata pelajaran tentunya,” kata Deden.
Deden memaparkan, ada sebanyak 1.218 SD dan 396 SMP di Kabupaten Sukabumi. Sekolah itu tersebar di 47 kecamatan, 381 desa, dan lima kelurahan. Sekitar 75 persen satuan pendidikan di Kabupaten Sukabumi, kata Deden, merupakan SD.
Menurut Deden, jumlah peserta didik aktif di Kabupaten Sukabumi saat ini mencapai 457.696 siswa. Rinciannya SD sebanyak 309.870, kemudian untuk SMP 147.826.
Selain guru, Kabupaten Sukabumi juga masih kekurangan kepala sekolah. Saat ini terdapat 82 jabatan kepala sekolah di jenjang SD dan SMP yang belum terisi.
Deden menjelaskan, jumlah pegawai di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi mencapai 11.286 orang, terdiri dari 3.340 pegawai negeri sipil, 4.024 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), sedangkan PPPK Paruh Waktu berjumlah 3.922 orang.
Ia menambahkan, pada akhir 2026, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi akan menghadapi masa pensiun pegawai sebanyak 362 orang yang terdiri dari guru dan kepala sekolah.
“Disdik Kabupaten Sukabumi akan menghadapi gelombang pensiun tenaga kependidikan, meliputi 253 guru. Kemudian ada 109 kepala sekolah yang akan juga pensiun,” ujarnya.
Puncaknya pada 2027 mendatang akan lebih banyak lagi guru yang pensiun.






