JUBIRTVNEWS.COM – Rapim KNPI Palabuhanratu menjadi langkah awal menjelang Musyawarah Kecamatan (Muscam) KNPI Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.
Dalam forum yang digelar di Aula Kecamatan Palabuhanratu, Sabtu (11/7/2026), Pelaksana Tugas (Plt) Camat Palabuhanratu, Sutopo, mengajak para pemuda menyiapkan gagasan serta visi pembangunan demi menjawab berbagai tantangan daerah.
Menurut Sutopo, Rapim merupakan tahapan penting dalam konsolidasi organisasi sebelum Muscam yang akan memilih Ketua KNPI Kecamatan Palabuhanratu periode berikutnya.
“Siapapun nanti yang terpilih menjadi ketua, itu adalah pemuda-pemuda terbaik yang ada di Palabuhanratu. Harapannya bisa sinergis dan berkolaborasi dengan kecamatan untuk menjawab tantangan hari ini,” ujar Sutopo kepada awak media.
Sutopo menilai tantangan pembangunan di Palabuhanratu tidak hanya menyangkut pertumbuhan ekonomi, tetapi juga persoalan sosial, pemberdayaan kepemudaan, hingga penguatan partisipasi masyarakat.
Karena itu, menurutnya, KNPI diharapkan mampu menjadi wadah lahirnya pemimpin muda yang memiliki kapasitas serta mampu membangun kolaborasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.
“Pemuda harus menjadi garda terdepan dalam pembangunan dan menjadi motor penggerak perubahan,” tegasnya.
Menjelang pelaksanaan Muscam pada tanggal 25 Juli 2026, Sutopo berpesan kepada seluruh calon ketua KNPI agar tidak hanya fokus pada kontestasi organisasi, tetapi juga menawarkan gagasan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, setiap kandidat harus memiliki visi dan misi yang konkret mengenai arah pembangunan Kecamatan Palabuhanratu.
“Pesannya harus punya visi dan misi ke depan, mau dibawa ke mana Palabuhanratu ini. Itu poin yang paling penting,” katanya.
Ia berharap Muscam KNPI nantinya mampu melahirkan kepemimpinan yang solid, inovatif, dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah kecamatan dalam mendorong pembangunan daerah.
Sementara itu, Rapim KNPI Palabuhanratu diharapkan menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus ruang bertukar gagasan di kalangan pemuda sebelum pelaksanaan Muscam.






