Beranda / Daerah / Jalan Desa di Cianaga Sukabumi Masih Tertimbun Longsor, Alat Berat Dikerahkan

Jalan Desa di Cianaga Sukabumi Masih Tertimbun Longsor, Alat Berat Dikerahkan

JUBIRTVNEWS.COM – Penanganan material longsor yang menimbun area persawahan dan jalan akses desa di Kampung Cianaga RT 02/02, Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, tidak memungkinkan dilakukan secara manual karena luasnya area terdampak.

Untuk mengevakuasi material longsoran, terutama pada badan jalan yang tertimbun, dibutuhkan bantuan alat berat.

Kepala Desa Cianaga, Wardi Sutandi, mengatakan pemerintah desa setempat bergerak cepat dengan berkoordinasi bersama BPBD Kabupaten Sukabumi. Hasil dari koordinasi tersebut, satu unit alat berat jenis excavator dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi dikerahkan.

Baca Juga :  223 Warga Langkapjaya Sukabumi Mengungsi Akibat Longsor dan Ancaman Susulan

Dia menyatakan alat berat itu telah tiba di wilayah desa pada Rabu (22/4/2026) malam dan dijadwalkan mulai beroperasi ke lokasi longsor pada keesokan harinya.

Baca Juga :  Tinjau Lokasi Bencana, Hamzah Gurnita Fokus Kawal Bantuan untuk Korban Banjir Cisolok

“Ini alat berat baru turun arah ke balai desa, operasi besok. Alat berat dari PU satu unit jenisnya excavator,” kata Wardi.

Wardi menyatakan longsor yang terjadi pada Selasa (21/4/2026) subuh dipicu ambrolnya saluran irigasi. Dampak dari kejadian ini, material longsor yang berupa tanah menimbun lahan persawahan seluas kurang lebih satu hektar.

Baca Juga :  Video: Dari Santunan hingga Dakwah: YFSBBP Ajak Warga Jampangkulon Sukabumi Perkuat Iman dan Kepedulian

“Penyebabnya dari saluran irigasi yang jebol, sehingga terjadi longsor. Adapun sawah yang terdampak kurang lebih 1 hektar,” ujarnya.

Selain merusak lahan pertanian, longsor juga menutup jalan yang menghubungkan Kedusunan 1 dan 2 di Desa Cianaga.

Jalan tersebut juga berfungsi sebagai akses alternatif menuju Desa Mekarjaya serta penghubung ke wilayah Tugubandung, sehingga dampaknya cukup signifikan terhadap mobilitas warga.

Tag:

Pos-pos Terbaru