Beranda / Daerah / Harga Plastik Melonjak hingga 50 Persen, Pedagang Pasar Palabuhanratu Sukabumi Tertekan

Harga Plastik Melonjak hingga 50 Persen, Pedagang Pasar Palabuhanratu Sukabumi Tertekan

JUBIRTVNEWS.COM – Harga berbagai jenis plastik di Pasar Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, mengalami lonjakan signifikan hingga mencapai 50 persen. Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya harga bahan baku produksi plastik di tingkat industri.

Kepala UPTD Pasar Palabuhanratu, Uus Heriyanto, mengatakan kenaikan harga bahan baku menjadi faktor utama yang mendorong naiknya harga plastik di pasaran.

“Faktor penyebab utama harga plastik naik salah satunya karena harga bahan baku produksi juga naik, sehingga imbasnya harga jual ikut meningkat,” ujar Uus Heriyanto, Selasa (7/4/2026).

Harga Plastik Per Kilogram Naik Tajam

Beberapa jenis plastik yang dijual di Pasar Palabuhanratu mengalami kenaikan cukup drastis.

Baca Juga :  Dalam Sehari, 5 Wisatawan Diselamatkan di Pantai Palabuhanratu dan Cisolok Sukabumi

Plastik jenis AP misalnya, yang sebelumnya dijual sekitar Rp38 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp58 ribu per kilogram.

Sementara itu, plastik jenis PP juga mengalami kenaikan dari Rp35 ribu per kilogram menjadi Rp55 ribu per kilogram.

Sedangkan plastik jenis PE turut naik dari Rp35 ribu per kilogram menjadi Rp53 ribu per kilogram.

Lonjakan harga ini membuat pedagang harus menyesuaikan harga jual agar tetap bisa menutup biaya pembelian bahan plastik.

Kantong Plastik Ikut Melonjak

Kenaikan harga tidak hanya terjadi pada bahan plastik per kilogram, tetapi juga pada produk kantong plastik yang biasa digunakan pedagang untuk membungkus barang.

Baca Juga :  Berbekal Ciri dari CCTV, Warga Palabuhanratu Sukabumi Ringkus Pelaku Curanmor

Menurut Uus, harga kantong plastik per bungkus kini rata-rata mengalami kenaikan sekitar 50 persen.

Kantong plastik yang sebelumnya dijual Rp8 ribu per bungkus kini naik menjadi sekitar Rp12 ribu.

Kemudian kantong plastik yang sebelumnya Rp5 ribu kini naik menjadi sekitar Rp7.500 hingga Rp8 ribu.

Sementara kantong plastik yang sebelumnya Rp13 ribu kini naik menjadi sekitar Rp19 ribu per bungkus.

Pedagang Masih Bergantung pada Plastik

Meski harga plastik naik cukup tajam, pedagang pasar hingga kini masih menggunakan kantong plastik untuk aktivitas jual beli.

Hal ini karena belum adanya alternatif kemasan yang mudah dan praktis untuk menggantikan plastik dalam transaksi sehari-hari di pasar tradisional.

Baca Juga :  Truk Bermuatan Pupuk Terjun ke Jurang Letter S Cikidang, Sopir Alami Patah Kaki

“Untuk saat ini pedagang pasar masih menggunakan kantong plastik, mengingat belum ada pengganti kantong selain dari plastik,” jelas Uus.

UPTD Pasar Imbau Gunakan Tas Belanja

Sebagai upaya mengurangi penggunaan plastik sekaligus menciptakan lingkungan pasar yang lebih ramah lingkungan, pihak UPTD Pasar Palabuhanratu mulai mengimbau pedagang dan pengunjung pasar untuk menggunakan alternatif lain.

Salah satunya dengan membawa tas belanja sendiri atau keranjang saat berbelanja di pasar.

“Langkah kami dari UPTD Pasar adalah menghimbau kepada para pedagang dan pengunjung agar mengganti kantong plastik dengan membawa tas belanja atau keranjang,” pungkasnya.

Tag:

Pos-pos Terbaru