Beranda / Daerah / Palabuhanratu Dikepung Luapan Sungai, Petugas Bersama Warga Lakukan Evakuasi Mandiri

Palabuhanratu Dikepung Luapan Sungai, Petugas Bersama Warga Lakukan Evakuasi Mandiri

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM – Meningkatnya debit air sungai di wilayah Palabuhanratu membuat aparat kecamatan bersama relawan bergerak cepat menyisir sejumlah titik rawan banjir, Minggu (24/5/2026).

Monitoring dilakukan setelah debit air dilaporkan melonjak drastis menjelang petang akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut sejak siang hari.

Sekretaris Kecamatan Palabuhanratu, Hendriana, mengatakan pihaknya langsung turun ke lapangan bersama relawan begitu menerima laporan kenaikan debit air di sejumlah wilayah bantaran sungai.

Baca Juga :  Kabupaten Sukabumi Sumbang 15 Medali, Jawa Barat Kembali Juara Umum di FORNAS VIII NTB 2025

“Sekitar pukul 16.00 WIB di beberapa lokasi debit air mulai meninggi terutama di daerah-daerah pinggiran sungai seperti Kampung Cangehgar RW 02, Kampung Kebonkalapa RW 08, Kampung Cempakaratu RW 09, hingga Kampung Gumelar/Ojolali RW 17,” ujarnya.

Kondisi tersebut membuat petugas melakukan pemantauan intensif guna mengantisipasi luapan air yang berpotensi masuk ke kawasan permukiman warga. Selain memonitor debit sungai, aparat kecamatan bersama relawan juga menyampaikan imbauan langsung kepada masyarakat agar tetap waspada.

Baca Juga :  Rumah Panggung Terbakar di Palabuhanratu, Kerugian Capai Rp 250 Juta

Menurut Hendriana, pengurus lingkungan hingga relawan dikerahkan untuk membantu warga melakukan langkah antisipasi, termasuk evakuasi mandiri apabila kondisi air terus meningkat.

“Kami dibantu para relawan menyampaikan himbauan kepada masyarakat dan melalui pengurus lingkungan untuk segera melakukan evakuasi mandiri,” katanya.

Hingga malam hari, petugas masih berada di sejumlah titik terdampak guna memastikan perkembangan situasi di lapangan.

Baca Juga :  Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diamankan Polisi Terkait Dugaan Asusila terhadap 7 Anak

Meski sempat membuat warga khawatir, kondisi debit air sekitar pukul 18.15 WIB dilaporkan mulai berangsur surut. Namun masyarakat berharap hujan tidak kembali turun agar debit sungai tidak kembali meningkat dan memicu banjir susulan di wilayah Palabuhanratu.

“Warga pun diminta tetap siaga mengingat cuaca masih berpotensi hujan,” tandasnya

Traktir Kopi
Tag:

Pos-pos Terbaru