Beranda / Peristiwa / Banjir Setinggi Paha Orang Dewasa Rendam Permukiman Warga Pamuruyan Cibadak Sukabumi

Banjir Setinggi Paha Orang Dewasa Rendam Permukiman Warga Pamuruyan Cibadak Sukabumi

JUBIRTVNEWSCOM – Banjir merendam puluhan rumah warga di Kampung Panagan RT 03/02, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (7/2/2026). Banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Pamuruyan setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari.

Salah seorang warga, Ujang (68), mengatakan banjir mulai terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Menurutnya, hujan dengan intensitas tinggi turun sebanyak dua kali. Pada hujan pertama, debit air Sungai Pamuruyan masih dalam batas normal. Namun setelah hujan deras kembali mengguyur, debit air sungai meningkat hingga akhirnya meluap dan masuk ke permukiman warga.

Baca Juga :  Dapur MBG Ditutup Imbas Dugaan Keracunan di Simpenan, Puluhan Relawan Kehilangan Penghasilan

Ia mengaku sempat mendapat peringatan dari kerabat bahwa air Sungai Pamuruyan mulai meluap. Saat dicek ke lokasi, air sudah menggenangi jalan sebelum akhirnya merendam permukiman.

“Kejadian sekitar jam 2, saat itu hujan yang pertama air di sungai normal. Setelah hujan yang kedua kalinya, saudara saya datang mengingatkan bahwa air mulai naik, saya lihat memang air sudah mengalir ke jalan. Kemudian saya pulang ke rumah dan selanjutnya air membanjiri rumah,” kata Ujang.

Baca Juga :  Langkah Persikabumi Terhenti, Gagal Tembus Babak 16 Besar Liga 4 Nasional 2024/2025

Ujang menuturkan, ketinggian air yang merendam rumah warga mencapai sekitar 50–60 sentimeter atau setinggi paha orang dewasa.

Menurutnya, air banjir mulai surut setelah debit Sungai Pamuruyan berangsur turun. Surutnya air dipercepat oleh upaya warga yang membuat saluran pembuangan di sekitar permukiman. Dalam waktu sekitar setengah jam, air yang merendam mulai berkurang.

Baca Juga :  Tergenang Seperti Sungai saat Hujan, Jalan Rusak di Nyalindung Sukabumi Hambat Aktivitas Warga

“Surutnya air sekitar setengah jam, air cepat surut karena warga membuat saluran pembuangan air di sekitar permukinan,” katanya.

Ia menambahkan, banjir di wilayah Pamuruyan bukan kali pertama terjadi. Setiap Sungai Pamuruyan meluap, permukiman warga kerap terdampak banjir. Bahkan, pada tahun sebelumnya, kejadian serupa dilaporkan terjadi hingga dua kali.

Diketahui, Sungai Pamuruyan mengalir melintasi kawasan permukiman warga sebelum bermuara ke Sungai Cicatih, sehingga wilayah tersebut rawan terdampak banjir saat curah hujan tinggi.

Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru

error: Content is protected !!