Gilberto Mora, Bocah 17 Tahun yang Siap Mengguncang Dunia
Di tengah dominasi para pemain senior, muncul satu nama muda yang mulai menjadi perbincangan.
Dia adalah Gilberto Mora, gelandang serang berbakat asal Meksiko yang baru berusia 17 tahun.
Pemain muda tersebut menjadi peserta termuda di Piala Dunia 2026 dan berpotensi mencatat sejarah baru apabila dimainkan pada pertandingan pembuka negaranya.
Fakta menariknya, ketika Guillermo Ochoa tampil di Piala Dunia pertamanya, Mora bahkan belum lahir.
Jika mendapatkan menit bermain, Mora berpeluang menjadi pemain termuda dari kawasan CONCACAF yang pernah tampil di Piala Dunia, sekaligus masuk dalam daftar pemain termuda sepanjang sejarah turnamen, sejajar dengan nama-nama legendaris seperti Pele dan Samuel Eto’o.
Pertarungan Raksasa dan Kurcaci di Lapangan Hijau
Piala Dunia 2026 juga menghadirkan kontras fisik yang sangat mencolok.
Penjaga gawang Austria, Florian Wiegele, mencetak rekor sebagai pemain tertinggi yang pernah masuk skuad Piala Dunia dengan tinggi mencapai 2,05 meter.
Tinggi badan tersebut melampaui rekor sebelumnya yang dipegang kiper Belanda Andries Noppert pada Piala Dunia 2022 dengan tinggi 2,03 meter.
Di sisi lain, gelandang Panama Cesar Yanis menjadi pemain terpendek dalam turnamen ini dengan tinggi hanya 1,60 meter.
Perbedaan tersebut bisa mencapai puncaknya saat Panama menghadapi Inggris di Grup L.
Jika Yanis berhadapan langsung dengan bek Inggris Dan Burn yang memiliki tinggi 2,01 meter, maka akan tercipta selisih tinggi badan mencapai 41 sentimeter, yang berpotensi menjadi rekor perbedaan tinggi badan terbesar dalam sejarah pertandingan Piala Dunia.
Aroma Juara Dunia Masih Sangat Kental
Piala Dunia 2026 juga dihiasi para pemain yang pernah merasakan manisnya mengangkat trofi paling bergengsi di dunia.
Tercatat ada 22 pemain yang datang ke turnamen ini dengan status mantan juara dunia.
Jerman masih memiliki Manuel Neuer sebagai bagian dari skuad juara 2014, sementara Prancis membawa sejumlah pemain yang menjadi juara pada 2018, seperti Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, N’Golo Kante, dan Lucas Hernandez.
Namun yang paling menarik datang dari Argentina.
Pelatih Lionel Scaloni mempertahankan 17 pemain dari skuad juara Qatar 2022. Jumlah tersebut menjadi bukti kepercayaan besar terhadap fondasi tim yang sukses membawa Albiceleste meraih gelar dunia ketiga mereka.
Konsistensi skuad inilah yang membuat Argentina kembali masuk daftar favorit juara.
Messi Masih Raja Gol Aktif Piala Dunia
Meski usianya tak lagi muda, Lionel Messi masih menjadi pemain aktif dengan koleksi gol terbanyak di ajang Piala Dunia.
Kapten Argentina itu telah mengoleksi 13 gol sepanjang kariernya di turnamen empat tahunan tersebut.
Di bawah Messi terdapat Kylian Mbappe dengan 12 gol, yang berpeluang besar melampaui rekor sang legenda jika tampil tajam di Amerika Utara.
Sementara itu Harry Kane, Neymar, dan Cristiano Ronaldo sama-sama mengoleksi delapan gol.
Meski demikian, rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia masih menjadi milik legenda Jerman, Miroslav Klose, dengan torehan fantastis 16 gol.
Panggung Rekor dan Kisah Besar Dunia
Piala Dunia 2026 bukan hanya tentang siapa yang akan menjadi juara.
Turnamen ini juga menjadi pertemuan dua generasi berbeda. Di satu sisi ada Messi, Ronaldo, dan Ochoa yang berusaha menutup karier internasional mereka dengan sempurna. Di sisi lain muncul nama-nama muda seperti Gilberto Mora yang ingin memulai sejarah baru.
Ditambah dominasi klub-klub elite Eropa, kehadiran para juara dunia, serta berbagai rekor unik yang siap tercipta, Piala Dunia 2026 menjanjikan drama, emosi, dan cerita luar biasa sejak peluit pertama dibunyikan hingga laga final nanti.
Sumber: FIFA





