Beranda / Daerah / Rumah Penerima Bansos akan Diberi Label, Bagaimana dengan Kabupaten Sukabumi?

Rumah Penerima Bansos akan Diberi Label, Bagaimana dengan Kabupaten Sukabumi?

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM – Wacana pemasangan label bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Sosial (Bansos) tengah menjadi perhatian di berbagai daerah. Salah satunya di Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, yang sempat ramai setelah sejumlah warga memilih mengundurkan diri usai rumah mereka dipasangi stiker label “keluarga miskin” atau tanda penerima bantuan.

Pemasangan label tersebut dilakukan secara acak di desa dan kelurahan sebagai bentuk transparansi sekaligus kontrol sosial. Lalu bagaimana dengan Kabupaten Sukabumi?

Keterangan Dinsos Sukabumi

Tampaknya Kabupaten Sukabumi akan melakukan pelabelan kepada keluarga penerima bantuan sosial dengan memasangkan stiker.

Baca Juga :  Saluran Irigasi Sempat Tertutup Material Longsoran, BPBD Kota Sukabumi Lakukan Penanganan TPT Ambruk di Cibeureum

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sukabumi, Bambang Widyantoro, mengatakan bahwa kebijakan pelabelan tersebut memang memiliki manfaat signifikan dan rencananya akan diberlakukan secara bertahap.

“Ada rencana, insyaallah. Tapi karena keterbatasan jumlah dan lainnya. Tapi tetap akan dilakukan bertahap,” ujarnya.

Bambang menjelaskan bahwa stiker bukan hanya berfungsi sebagai penanda penerima bansos, tetapi juga sebagai bentuk pengawasan bersama di tingkat masyarakat. Dengan adanya penanda ini, warga diharapkan dapat ikut memantau sehingga potensi penyimpangan dapat ditekan.

Baca Juga :  Aksi Jabar Raksa Sagara 2025 Warnai Pesisir Sukabumi, Ratusan Relawan Satukan Langkah Bersihkan Pantai

“Sebetulnya itu karena ada yang tidak layak mendapat bantuan. Dengan stiker, masyarakat bisa ikut mengontrol. Kasihan yang benar-benar berhak tapi tidak dapat,” jelasnya.

Ia menambahkan, pelabelan terbukti mampu mengurangi penerima bansos yang sebenarnya tergolong mampu. Di sejumlah daerah, warga yang memiliki mobil atau rumah bagus justru memilih mundur karena merasa malu setelah distiker.

Selain itu, menurut Bambang, pelabelan dapat meningkatkan kepedulian warga sekitar terhadap keluarga yang membutuhkan dukungan.

Baca Juga :  Pagi Berawan Siang Berpotensi Hujan, Prakiraan Cuaca Jabar 28 April 2026

“Dengan begitu, warga bisa cepat tahu mana keluarga yang memang perlu dibantu. Bahkan bantuan tidak harus dari pemerintah saja, lingkungan sekitar bisa bergerak lebih cepat,” katanya.

Bambang menegaskan bahwa label dan bantuan adalah dua hal yang berbeda. Namun rumah yang menerima stiker sudah pasti merupakan penerima bansos.

“Label dan bantuan beda, ya. Bantuan tetap disalurkan bulan ini. Pelabelan itu nanti dilakukan, mungkin tidak semua wilayah dulu,” tambahnya.

Traktir Kopi
Tag:

Pos-pos Terbaru