Beranda / Daerah / RSUD Palabuhanratu Pastikan Layanan IGD dan Rawat Inap Tetap Jalan saat Lebaran

RSUD Palabuhanratu Pastikan Layanan IGD dan Rawat Inap Tetap Jalan saat Lebaran

JUBIRTVNEWS.COM – RSUD Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi memastikan seluruh layanan kesehatan tetap berjalan optimal, khususnya untuk pelayanan gawat darurat dan pasien rawat inap di momen keberkahan hari raya idul fitri 1447 hijriah.

Kepastian tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Pelayanan RSUD Palabuhanratu, Dr Solitaire Ram Mozes, yang menegaskan bahwa momentum libur Lebaran tidak akan mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Untuk pelayanan pasien gawat darurat tetap berjalan 24 jam tanpa perubahan. Begitu juga dengan pasien rawat inap, semua tetap dilayani seperti biasa,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).

Meski demikian, terdapat penyesuaian pada layanan rawat jalan. Poliklinik dijadwalkan tutup sementara mulai 18 hingga 24 Maret 2026, dan akan kembali beroperasi normal setelah periode tersebut.

Baca Juga :  Sukabumi hingga Bogor Berpotensi Diguyur Hujan, Prakiraan Cuaca Jabar 24 Februari 2026

Mengantisipasi lonjakan kebutuhan layanan di tengah libur panjang, manajemen rumah sakit telah menerapkan sistem shift jaga bagi tenaga medis dan nonmedis. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelayanan tetap maksimal meskipun sebagian pegawai menjalani cuti Lebaran.

“Ini sudah menjadi rutinitas setiap tahun. Kami sudah atur pembagian tugas, sehingga tidak mengurangi kualitas maupun kuantitas pelayanan,” jelasnya.

Kabid Pelayanan Dr Solitaire Ram Mozes didampingi kasi keperawatan Dini, dan kasi pelayan medis, penunjang medis dan logistik Rizky Tanzil saat diwawancarai. | Foto: I Nugraha

Dalam kesempatan tersebut, pihak RSUD juga mengingatkan masyarakat agar memastikan kepesertaan BPJS Kesehatan dalam kondisi aktif sebelum melakukan perjalanan atau mudik Lebaran.

Baca Juga :  Penggunaan Kendaraan Listrik di Jabar Melonjak, Transaksi SPKLU Naik 407 Persen Saat Ramadan-Lebaran 2025

Selain itu, masyarakat juga didorong memanfaatkan aplikasi Mobile JKN untuk pendaftaran layanan, skrining kesehatan, serta memahami hak dan kewajiban sebagai peserta.

“Pastikan kartu BPJS aktif. Kalau tidak aktif, maka biaya pengobatan tidak bisa ditanggung dan harus dibayar mandiri,” tegasnya.

RSUD juga menekankan bahwa layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) hanya ditanggung BPJS untuk kasus yang benar-benar masuk kategori gawat dan darurat, sesuai penilaian dokter.

Sementara itu, Kasi Keperawatan RSUD Palabuhanratu, Dini, menyampaikan bahwa selama bulan Ramadan jumlah kunjungan pasien cenderung menurun.

“Biasanya naik setelah Lebaran, dengan kasus seperti diare dan muntah. Kalau Ramadan lebih banyak gangguan lambung atau dyspepsia,” ungkapnya.

Baca Juga :  Gandeng PLN & UMMI, PWI Kabupaten Sukabumi Edukasi Jurnalistik di SMAN 1 Jampangkulon

Dari sisi peningkatan fasilitas, RSUD Palabuhanratu saat ini tengah memprioritaskan penguatan layanan pasien kritis melalui penambahan kapasitas ruang ICU.

Jumlah tempat tidur ICU yang sebelumnya hanya 10 unit, kini ditingkatkan menjadi 24 unit guna mengantisipasi kebutuhan rujukan, terutama mengingat jarak dan akses ke fasilitas kesehatan lanjutan yang cukup jauh.

Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan keselamatan pasien, khususnya dalam kondisi darurat yang membutuhkan penanganan cepat tanpa harus dirujuk keluar daerah.

“Jadi pimpinan itu mengutamakan sekarang pelayanan di ICU, penambahan jumlah tempat tidur di ICU,” tandasnya.

Tag:

Pos-pos Terbaru