Beranda / Peristiwa / Remaja Tewas Tergulung Ombak saat Libur Lebaran di Pantai Karangnaya Cikakak Sukabumi

Remaja Tewas Tergulung Ombak saat Libur Lebaran di Pantai Karangnaya Cikakak Sukabumi

JUBIRTVNEWS.COM – Suasana libur Lebaran 1447 Hijriah di pesisir selatan Sukabumi diwarnai duka mendalam. Seorang wisatawan remaja meninggal dunia usai tergulung ombak di Pantai Karangnaya, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (22/3/2026).

Korban bernama Sayid Hidayatullah (14), warga Kampung Pakuhaji, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, ditemukan tak bernyawa setelah sempat dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan.

Peristiwa tragis ini menjadi catatan kecelakaan laut pertama di tengah puncak kunjungan wisatawan pada momen Idulfitri tahun ini.

Baca Juga :  Rumah Terbakar di Cibitung Sukabumi Diduga Akibat Korsleting Listrik, 2 Motor Ikut Hangus

Kronologi Kejadian

Kejadian bermula saat Sayid dan rekannya, Raka (15), tengah menikmati suasana pantai dengan berenang di pesisir sekitar pukul 14.00 WIB. Namun, di tengah keriuhan pengunjung, keduanya tiba-tiba terseret arus kuat hingga ke tengah laut.

Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, menjelaskan bahwa petugas Life Guard (penjaga pantai) yang berjaga di lokasi sempat berupaya melakukan penyelamatan cepat.

“Korban atas nama Raka berhasil diselamatkan oleh penjaga pantai, namun Sayid Hidayatullah hilang terbawa arus ke tengah,” terang Suryo.

Baca Juga :  Ribuan Warga Desa Carenang Meriahkan Karnaval dan Lomba Nasi Tumpeng dalam Rangka HUT RI ke-79

Pencarian dan Penemuan Korban

Merespons laporan tersebut, tim gabungan langsung bergerak melakukan tindakan darurat dengan mengerahkan berbagai peralatan, mulai dari Rescue Car Hilux, perahu LCR, Aqua Eye, hingga pemantauan udara menggunakan drone.

Upaya yang dilakukan selama beberapa jam akhirnya membuahkan hasil sekitar pukul 17.00 WIB. Jasad korban terlihat muncul di dekat pecahan ombak sebelum akhirnya terdorong arus menuju bibir pantai.

Baca Juga :  Saluran Somang Kering, Warga Kampung Cimenteng Sukabumi Hanya Bertahan Dua Hari dengan Bantuan Air

“Korban ditemukan meninggal dunia sekitar 200 meter dari lokasi awal kejadian. Jasadnya langsung dievakuasi menuju RSUD Palabuhanratu,” tambah Suryo.

Pihak berwenang memberikan peringatan keras kepada para wisatawan yang diperkirakan masih akan memadati kawasan pantai hingga akhir pekan depan agar selalu waspada. Mengingat karakteristik ombak selatan yang seringkali tidak terduga, pengunjung diimbau untuk selalu mematuhi batas zona aman berenang.

Tag:

Pos-pos Terbaru