Beranda / Pemerintahan / Peresmian Huntap Adaptif di Cisolok, Disperkim Sukabumi Ambil Peran Kunci

Peresmian Huntap Adaptif di Cisolok, Disperkim Sukabumi Ambil Peran Kunci

JUBIRTVNEWS.COM – Upaya pemulihan pascabencana di Kabupaten Sukabumi terus menunjukkan progres nyata. Salah satunya melalui peresmian hunian tetap (huntap) berbasis adaptasi bencana di Desa Sukarame, Kecamatan Cisolok, Kamis (16/4/2026).

Peresmian tersebut dilakukan oleh Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional, Dudung Abdurachman, yang didampingi Bupati Sukabumi Asep Japar dan Wakil Bupati Andreas, serta dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Sukabumi.

Dalam proses pembangunan hunian tersebut, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi memegang peran strategis, mulai dari tahap perencanaan hingga realisasi di lapangan.

Baca Juga :  Video: Peringati HKN ke-61, Puskesmas Jampangkulon Gelar Sosialisasi dan Deteksi Dini Diabetes Melitus

Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menyampaikan bahwa konsep hunian yang dibangun tidak hanya sekadar tempat tinggal, tetapi dirancang dengan pendekatan adaptif terhadap potensi bencana.

“Hunian ini dirancang agar mampu memberikan perlindungan jangka panjang bagi masyarakat, khususnya di wilayah rawan seperti Cisolok,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pendekatan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan masyarakat tidak hanya direlokasi, tetapi juga mendapatkan tempat tinggal yang lebih aman dan layak huni.

Dalam kesempatan itu, Dudung Abdurachman mengungkapkan bahwa pembangunan hunian tetap ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap warga terdampak bencana banjir dan longsor yang sebelumnya merusak permukiman.

Baca Juga :  Bupati Sukabumi Tegaskan Dukungan Pemekaran KSU, Siap Teken Kapan Saja

“Sekitar 10 rumah warga hanyut akibat banjir dan longsor. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ungkapnya.

Selain meresmikan hunian di lokasi relokasi, Dudung juga menyatakan komitmennya untuk menambah pembangunan 10 unit rumah di Kampung Mubarakah, Desa Cikadu, Kecamatan Palabuhanratu.

Menurutnya, sinergi lintas pihak menjadi faktor utama dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana, sekaligus menghadirkan harapan baru bagi masyarakat terdampak.

“Saya berharap hunian tetap ini dapat memberikan rasa aman dan menjadi awal pemulihan kehidupan masyarakat,” ucapnya.

Baca Juga :  Healthy Cities Summit Ke-6 Bebani APBD, Bupati Sukabumi Tetap Optimis

Sementara itu, Bupati Sukabumi Asep Japar menekankan pentingnya menjaga dan merawat hasil pembangunan yang telah diwujudkan melalui kolaborasi berbagai pihak.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, serta menjaga kelestarian lingkungan, terutama di kawasan rawan.

Selain pembangunan hunian, Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga akan melanjutkan pengembangan infrastruktur pendukung di kawasan relokasi, seperti akses jalan dan sistem pipanisasi air bersih, guna menunjang kenyamanan dan keberlanjutan hunian warga.

Tag:

Pos-pos Terbaru