JUBIRTVNEWS.COM – Kepengurusan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Sukabumi periode 2026-2030 resmi dilantik di GOR Pemuda Cisaat, Kamis (2/7/2026). Momentum tersebut menjadi awal penguatan peran KORMI dalam membudayakan olahraga rekreasi sekaligus mendorong gaya hidup sehat di tengah masyarakat.
Bupati Sukabumi Asep Japar mengatakan, KORMI memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam membangun ekosistem olahraga masyarakat. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen untuk mendukung berbagai program yang akan dijalankan organisasi tersebut.
“Sebagai mitra strategis Pemerintah, Kormi berperan penting dalam membudayakan dan melestarikan olahraga tradisional, sekaligus mengembangkan olahraga rekreasi dan olahraga petualangan. Jadi, mari kita dukung program Kormi,” kata Bupati.
Menurut Asjap sapaan akrab Bupati Asep Japar, kepengurusan yang baru harus mampu menghadirkan program kerja yang terukur dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat hingga ke tingkat kecamatan. Ia juga mendorong KORMI untuk lebih sering menggelar festival olahraga masyarakat sebagai sarana membangun budaya hidup sehat.
“Kormi harus menjadi organisasi yang aktif, produktif, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua KORMI Jawa Barat Denda Alamsyah optimistis KORMI Kabupaten Sukabumi mampu berkembang menjadi salah satu yang terbaik di Jawa Barat. Optimisme tersebut muncul melihat besarnya dukungan pemerintah daerah dan semangat para pengurus.
“Melihat semangat dan dukungan yang luar biasa, saya yakin Kormi Kabupaten Sukabumi akan melampaui yang lainnya,” ujar Denda.
Di sisi lain, Ketua KORMI Kabupaten Sukabumi periode 2026-2030, Santi Sulastri, menegaskan komitmennya untuk menjadikan KORMI sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan partisipasi masyarakat berolahraga.
“Kami siap mengembangkan olahraga dan memasyarakatkan olahraga,” jelasnya.
Menurut Santi, olahraga kini telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, khususnya kalangan generasi muda. Kondisi tersebut menjadi peluang sekaligus tantangan untuk terus memperluas budaya olahraga di Kabupaten Sukabumi.
“Anak muda sekarang flexingnya olahraga. Tempat olahraga ramai, event olahraga pun ramai. Ini menjadi kebahagiaan dan tantangan agar olahraga semakin masif di masyarakat,” pungkasnya.






