JUBIRTVNEWS.COM — Kontestasi pemilihan Ketua Pengurus Kecamatan (PK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi tidak hanya menghadirkan persaingan memperebutkan suara, tetapi juga menunjukkan kedewasaan politik kedua kontestan.
Meski bertarung dalam Musyawarah Kecamatan (Muscam) ke-11, Ari Awaludin dan Riski Setiawan sama-sama mengedepankan persatuan serta komitmen membangun pemuda Palabuhanratu.
Muscam yang digelar di Aula Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi, Sabtu (25/7/2026), menetapkan Ari Awaludin sebagai ketua terpilih setelah meraih 53 suara, sementara Riski Setiawan memperoleh 10 suara. Panitia juga mencatat 1 suara tidak sah dan 1 pemilik hak suara tidak hadir.
Usai ditetapkan sebagai pemenang, Ari Awaludin menegaskan kemenangan tersebut bukanlah kemenangan pribadi, melainkan kemenangan seluruh pemuda Palabuhanratu.
“Kemenangan hari ini bukanlah kemenangan saya seorang diri. Kemenangan ini adalah kemenangan seluruh pemuda Palabuhanratu, kemenangan gagasan, kemenangan persatuan, dan kemenangan langkah kita bersama menuju Pemuda MASAGI,” ujarnya kepada jubirtvnews.
Menurut Ari, amanah yang diterimanya akan diwujudkan melalui kerja nyata dengan mengusung visi MASAGI yang merupakan akronim dari Maju, Akuntabel, Suportif, dan Aktualisasi Gagasan Inovatif.
Ia memaparkan empat program prioritas yang akan menjadi arah kepemimpinannya, yakni membangun ekosistem sinergi antarorganisasi kepemudaan, mendorong kemandirian ekonomi pemuda melalui pemberdayaan UMKM, memperkuat peran strategis pemuda dalam pembangunan daerah, serta mewujudkan tata kelola KNPI yang modern, transparan, akuntabel, dan profesional.
“Ini adalah tanggung jawab besar. Namun saya yakin dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi bersama seluruh pengurus serta OKP di Palabuhanratu, berbagai tantangan dapat kita lalui,” katanya.
Di sisi lain, kandidat nomor urut 2, Riski Setiawan, menunjukkan sikap legawa atas hasil Muscam. Ia menyampaikan ucapan selamat kepada ketua terpilih sekaligus berharap kepemimpinan baru mampu membawa perubahan positif bagi organisasi dan pemuda Palabuhanratu.
“Harapan saya ke depannya, semoga ketua PK KNPI Palabuhanratu yang terpilih bisa membawa perubahan ke arah yang lebih baik, menjadikan pemuda semakin solid, serta mendorong pembangunan daerah semakin maju,” ujar Riski.
Ia juga berharap Ketua PK KNPI Palabuhanratu yang baru dapat menjadi figur pemuda yang mampu menjadikan KNPI Palabuhanratu sebagai barometer bagi kepengurusan KNPI di kecamatan lainnya.
Tak hanya itu, Riski turut mengapresiasi jalannya Muscam yang dinilai berlangsung demokratis, aman, dan kondusif. Menurutnya, seluruh tahapan pemilihan berjalan sesuai mekanisme yang telah disepakati bersama.
“Alhamdulillah Muscam PK KNPI Palabuhanratu berjalan dengan lancar, kondusif, aman, serta tidak ada kendala apa pun. Terima kasih kepada SC dan OC yang telah berjuang menyukseskan Muscam ini. Saya juga mendukung penuh seluruh rangkaian perhelatan Muscam KNPI Palabuhanratu,” katanya.
Sikap yang ditunjukkan kedua kandidat dinilai mencerminkan kedewasaan dalam berdemokrasi. Di tengah kompetisi yang berlangsung ketat, baik Ari Awaludin maupun Riski Setiawan sama-sama mengedepankan etika politik organisasi dengan menempatkan kepentingan pemuda di atas kepentingan pribadi.
Dengan berakhirnya Muscam ke-11, perhatian kini tertuju pada proses penerbitan Surat Keputusan (SK) dari DPD KNPI Kabupaten Sukabumi sebagai dasar pengesahan kepengurusan baru. Setelah itu, Ari Awaludin akan resmi memimpin PK KNPI Palabuhanratu periode 2026–2029 dengan membawa mandat untuk merangkul seluruh elemen kepemudaan dan merealisasikan program-program yang telah dijanjikan selama kontestasi.






