Beranda / Daerah / Kabupaten Sukabumi Diguncang Gempa M4.4, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif Bawah Laut

Kabupaten Sukabumi Diguncang Gempa M4.4, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif Bawah Laut

JUBIRTVNEWS.COM – Wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat diguncang gempa bumi tektoni pada Kamis (2/4/2026) pukul 13:42:45 WIB. Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) menunjukkan bahwa gempabumi ini memiliki parameter update dengan Magnitudo 4,4.

Episenter gempabumi terletak pada koordinat 7.65 LS dan 106.45 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 74 km BaratDaya Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 22 km.

Baca Juga :  Hujan Berpotensi Meningkat dari Siang hingga Malam, Prakiraan Cuaca Jabar 3 Januari 2026

Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hartanto, mengatakan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif bawah laut.

“Dampak gempabumi berdasarkan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan di wilayah Ciracap dan Surade dengan Skala Intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu), di Cidolog dengan Skala Intensitas II – III MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang – Getaran dirasakan nyata dalam rumah,Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu), di Kabandungan dengan Skala Intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang),” ujar Hartanto dalam keterangan tertulisnya.

Baca Juga :  Stunting Kabupaten Sukabumi Turun, DPPKB Dikunjungi TPPS Serang untuk Study Tiru

Hartanto menyebut hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut.

Baca Juga :  Puluhan Warga di Pajampangan Ikuti Umroh Akbar

“Hingga pukul 14:15 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan,” kata Hartanto.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan memastikan informasi resmi hanya bersumber dari kanal komunikasi resmi BMKG yang telah terverifikasi.

Tag:

Pos-pos Terbaru