JUBIRTVNEWS.COM – Penuntasan pembangunan jalan Kabupaten ruas Giri Mukti–Ciemas yang terdampak bencana pada 2024 menjadi aspirasi paling dominan masyarakat dalam Reses Ketiga Tahun 2026 Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Gerindra, Taopik Guntur.
Aspirasi tersebut disampaikan warga saat kegiatan reses di Kantor Desa Giri Mukti, Kecamatan Ciemas, yang dihadiri sekitar 100 peserta. Selain perbaikan jalan yang mengalami amblas dan longsor, masyarakat juga mengusulkan pembangunan musala di SMP Negeri 4 Ciemas serta pemagaran halaman SD Negeri Ciemas 2.
Taopik Guntur mengungkapkan, persoalan jalan terdampak bencana masih menjadi perhatian utama masyarakat. Kerusakan pada ruas jalan kabupaten tersebut dinilai membutuhkan penuntasan pembangunan agar akses masyarakat dapat kembali menunjang aktivitas sehari-hari.
“Yang dominan disampaikan masyarakat Giri Mukti adalah penuntasan pembangunan jalan kabupaten ruas Giri Mukti–Ciemas yang terdampak bencana pada 2024. Jalan tersebut mengalami amblas dan longsor,” kata Taopik kepada JUBIRTVNEWS.COM, Selasa (27/10/2026).
Menurut Taopik, aspirasi yang dihimpun dalam reses kali ini tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur jalan. Warga juga menyoroti kebutuhan fasilitas pendidikan dan keagamaan yang dinilai perlu mendapat perhatian.
Di sektor pendidikan, masyarakat mengusulkan pembangunan musala di SMP Negeri 4 Ciemas. Sementara itu, pemagaran halaman SD Negeri Ciemas 2 turut disampaikan sebagai kebutuhan penunjang lingkungan sekolah.
“Selain persoalan jalan, ada juga usulan pembangunan musala di SMP Negeri 4 Ciemas dan pemagaran halaman SD Negeri Ciemas 2,” ujarnya.
Dominannya aspirasi mengenai jalan Giri Mukti–Ciemas memperlihatkan bahwa penanganan infrastruktur pascabencana masih menjadi kebutuhan yang disuarakan masyarakat setempat.
Kerusakan berupa jalan amblas dan longsor menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian, terutama dalam upaya menjaga kelancaran akses warga. Namun, realisasi penanganannya tetap memerlukan tindak lanjut dari pemerintah sesuai kewenangan, perencanaan teknis, dan ketersediaan anggaran.
Melalui reses ketiga ini, Taopik Guntur menghimpun sejumlah kebutuhan masyarakat yang mencakup infrastruktur dasar, fasilitas pendidikan, dan sarana keagamaan.
Aspirasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pembahasan dan pertimbangan dalam proses perencanaan pembangunan Kabupaten Sukabumi, sehingga kebutuhan masyarakat Desa Giri Mukti dapat ditindaklanjuti berdasarkan skala prioritas.












