Beranda / Pemerintahan / Gencarkan Program DASHAT, DPPKB Sukabumi Perkuat Peran Kampung KB untuk Tekan Angka Stunting

Gencarkan Program DASHAT, DPPKB Sukabumi Perkuat Peran Kampung KB untuk Tekan Angka Stunting

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi terus mengoptimalkan peran Kampung Keluarga Berkualitas sebagai wadah intervensi terpadu untuk mewujudkan keluarga kecil, bahagia, dan sejahtera.

Puluhan perwakilan Kampung KB dari seluruh kecamatan mengikuti penguatan kelompok kerja (Pokja) sebagai bagian dari upaya mendukung program Zero New Stunting di Aula DPPKB Kabupaten Sukabumi, Jum’at (25/4/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh 47 ketua Kampung KB yang didampingi kepala UPT selaku koordinator wilayah, dengan total peserta sekitar 55 orang.

Baca Juga :  DPPKB Sukabumi Bahas Arah Strategis Program Keluarga Berencana 2025–2029

Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus melalui Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Data dan Informasi Kependudukan DPPKB Kabupaten Sukabumi, Ani Andriyani, menjelaskan bahwa pihaknya menjalankan amanah untuk menurunkan angka stunting melalui pendekatan edukatif, salah satunya melalui program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT).

“Tim edukasi DAHSAT ini memiliki tupoksi untuk memberikan informasi atau memberikan pendidikan informasi komonukasi dan edukasi kepada masyarakat yang kelompok resiko stunting, dimana bagaimana cara pemenuhan kebutuhan gizi pada ibu hami dan anak, sehingga tim edukasi ini bisa melakukan sesuai dengan apa yang menjadi tuntutan masyarakat terkait dengan peningkatan kapasitas pengetahuan dan juga kemampuan ibu-ibu rumah tangga yang menyajikan makanan bergizi di keluarganya,” ujar Ani.

Baca Juga :  Warga Protes Limbah Tambak Udang PT Winaros, Khawatir Cemari Laut Ujunggenteng

Tim edukasi DASHAT terdiri dari lima unsur, yakni tenaga kesehatan, Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), kader PKK, serta unsur dari Kampung KB itu sendiri. Kolaborasi lintas sektor pun terus dikuatkan, melibatkan dinas kesehatan, ketahanan pangan, pendidikan, ekonomi, hingga keagamaan.

“Kegiatan DASHAT ini bisa berjalan dengan baik berkolaborasi antar semua unsur termasuk dinas kesehatan, ketahanan pangan, keagamaan, pendidikan, dan ekonomi bisa bersama-sama dengan kami untuk mewujudkan atau menjalankan tugas amanah dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa menyongsong Indonesia Emas 2045,” tutur Ani.

Baca Juga :  Konsisten Jaga Kerukunan, Sukabumi Raih Predikat Kota Toleran ke-6 Nasional versi SETARA Institute

Ani juga menegaskan pentingnya sinergi dalam mewujudkan keluarga sejahtera yang melahirkan generasi penerus berdaya saing dan berakhlakul karimah.

“Harapan kedepan tentunya bisa terwujud keluarga yang sejahtera menghasilkan generasi penerus yang unggul dan berdaya saing berakhlakur karimah dalam mewujudkan kabupaten sukabumi yang mubarakah,” pungkasnya.

Traktir Kopi
Tag: