JUBIRTVNEWS.COM — Warga Desa Cikaranggeusan, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, digegerkan oleh penemuan jasad seorang pria lansia di tepian sawah pada Kamis (12/2/2026). Korban yang diketahui bernama Lani (64) ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dengan posisi kaki terikat.
Lani diduga menjadi korban pengeroyokan, jasadnya pertama kali ditemukan tergeletak dengan sebagian tubuh terendam air sawah. Penemuan ini segera memicu kerumunan warga yang kemudian melaporkannya ke aparat desa setempat.
Kepala Desa Cikaranggeusan, Supriyatno, mengungkapkan bahwa penemuan jasad Lani ini berawal dari rentetan peristiwa sejak pagi hari. Sekitar pukul 06.40 WIB, ia menerima laporan adanya dugaan penganiayaan terhadap seorang warga berinisial SN. Terduga pelaku penganiayaan tersebut disinyalir adalah Lani.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Supriyatno mendatangi rumah SN dan mendapatinya mengalami luka-luka. SN kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, saat dalam perjalanan, Supriyatno menemukan Lani tergeletak di area persawahan dalam kondisi tak bernyawa.
“Korban sudah tidak bernapas saat ditemukan dan kakinya terikat. Saya langsung melapor ke pihak kepolisian,” ujar Supriyatno.
Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan intensif Polres Sukabumi. Pihak kepolisian belum memberikan pernyataan resmi mengenai penyebab pasti kematian Lani maupun motif di balik ikatan pada kaki korban. Polisi masih fokus mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk menyusun kronologi lengkap.
Setelah menjalani prosedur autopsi di RS Bhayangkara Kota Sukabumi, jenazah Lani telah diserahkan kepada pihak keluarga dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ciranjang sekitar pukul 17.00 WIB.










