Beranda / Peristiwa / Gantungan Baju Terbakar saat Diangkut Truk di Cibadak Sukabumi, Warga Panjat Bak Jinakkan Api

Gantungan Baju Terbakar saat Diangkut Truk di Cibadak Sukabumi, Warga Panjat Bak Jinakkan Api

JUBIRTVNEWS.COM – Gantungan baju atau hanger yang dikemas dalam kardus terbakar saat diangkut sebuah truk di Jalan Raya Sukabumi-Bogor, tepatnya di wilayah Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Selasa (9/6/2026) siang.

Detik-detik kejadian itu terekam kamera ponsel warga dan beredar di media sosial. Dalam video terlihat api berkobar dari tumpukan kardus berisi ribuan gantungan baju di bak truk. Sejumlah warga tampak naik ke atas bak dan menjatuhkan kardus yang terbakar ke badan jalan untuk mencegah api merembet ke seluruh muatan.

Baca Juga :  Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Kota Sukabumi Tembus 104 Kejadian Selama Awal 2026

Dari keterangan yang dihimpun, truk itu melaju dari arah Sukabumi menuju Bogor. Setelah melewati Jembatan Pamuruyan, warga melihat api yang sudah membakar muatan.

Ketika itu sopir tidak menyadari bahwa muatannya terbakar, setelah diperingatkan warga sopir segera menghentikan kendaraan di jalan.

Baca Juga :  Video: Miris, Pasutri di Cibadak Sukabumi Tinggal di Rumah Reyot Berlantai Tanah Tanpa Listrik

Singgih, seorang warga yang melintas di lokasi kejadian, mengatakan api sudah terlihat membakar muatan saat truk masih berada di jalan.

“Ketika saya lewat, api sudah muncul, terus sopir dan kernetnya dibantu warga mengevakuasi muatan. Truk itu melaju dari arah Sukabumi menuju Bogor,” ujar Singgih.

Baca Juga :  Pelepasan Peserta Didik SMP dan SMK Yapisda Cisoka Tahun Ajaran 2023/2024

Sementara itu, Kanit Turjawali Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Yoga Permana Setiawan, mengatakan kebakaran muatan tersebut tidak menimbulkan korban.

“Muatan itu tidak sampai kena warga. Upaya pemadaman api dilakukan bersama-sama dengan warga,” kata Yoga.

Ia menjelaskan, proses penanganan dan evakuasi tidak berlangsung lama yakni sekitar 20 menit.

“Kurang lebih cuma 20 menit, sudah bisa terevakuasi semua,” ujarnya.

Tag:

Pos-pos Terbaru