Beranda / Daerah / Anggota DPR Dapil Sukabumi Soroti Perlindungan Sosial bagi Jurnalis

Anggota DPR Dapil Sukabumi Soroti Perlindungan Sosial bagi Jurnalis

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM – Anggota DPR RI Komisi IX Zainul Munasichin berharap perusahaan media untuk memberikan perlindungan sosial kepada para pekerjanya, terutama jurnalis yang turun ke lapangan untuk melakukan peliputan.

Hal itu diungkapkan anggota DPR Dapil Jabar IV yang meliputi Kabupaten dan Kota Sukabumi dalam kegiatan pelantikan pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sukabumi Raya masa bakti 2025–2028 di Pendopo Sukabumi, Sabtu (18/7/2026).

“Saya ada di Komisi IX, Komisi IX itu salah satunya bermitra dengan Kementerian Tenaga Kerja, dengan BPJS, maka kami juga berharap, sekaligus nitip kepada para pengusaha media, owner-owner-nya media ini, minta tolong para pekerja medianya juga diperhatikan, para pekerjanya,” ujar Zainul.

Baca Juga :  Video: Syukuran Bumi di Desa Pasir Panjang Sukabumi, Slamet Tegaskan Komitmen Lindungi Kearifan Lokal

Dia menegaskan kembali khususnya kepada pemilik perusahaan media agar melindungi pekerja media dengan perlindungan sosial seperti BPJS Ketenagakerjaan. Ia menilai besaran iuran program tersebut relatif terjangkau, namun memberikan manfaat yang besar bagi para pekerja.

“Hari ini BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya memberikan cakupan layanan ke pekerja di sektor industri atau sektor informal. Bahkan pekerja informal pun sekarang sudah bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan secara mandiri melalui program JKK, JHT sekarang sudah bisa ikut. ​Menurut saya ini juga harus kita pikirkan untuk teman-teman di pekerja media. Iurannya kecil kok,” jelasnya.

Dia menyatakan pekerja media merupakan salah satu kelompok pekerja yang tergolong rentan dengan tingkat risiko kerja yang tinggi. Hal itu karena sebagian besar aktivitas mereka dilakukan di lapangan dengan jam kerja yang tidak menentu.

Baca Juga :  Potensi Hujan Merata di Hampir Seluruh Wilayah, Prakiraan Cuaca 21 Desember 2025

Dalam menjalankan tugas jurnalistik, pekerja media kerap menghadapi berbagai kondisi yang penuh risiko, mulai dari cuaca ekstrem, medan liputan yang berat, hingga harus meliput di lokasi bencana alam. Selain itu, mereka juga tidak jarang berhadapan dengan ancaman kekerasan maupun intimidasi saat menjalankan tugas.

“Pekerja media itu termasuk salah satu pekerja yang rentan, termasuk resiko tinggi, resti, kenapa? Karena mereka kerja di lapangan. Karena kerja di lapangan maka resikonya menjadi sangat tinggi. Resiko kecelakaan, resiko kekerasan, intimidasi sangat tinggi. Oleh karena itu saya nitip kalau bisa para pekerja media dipikirkan oleh para owner-owner ini. Agar mereka bekerja, bisa bekerja dengan tenang,” ujarnya.

Baca Juga :  Momentum HKB 2026, Bupati Sukabumi Ajak Warga Jadikan Kesiapsiagaan Bencana sebagai Budaya

Sementara itu, pelantikan jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sukabumi Raya masa bakti 2025–2028, dipimpin Ketua SMSI Jawa Barat, Hardiyansyah yang didampingi Sekretaris SMSI Jawa Barat, Ahmad Syukri.

Adapun pada kepengurusan periode 2025–2028, SMSI Sukabumi Raya kembali dipimpin Eman Sulaeman. Pria yang akrab disapa Sule itu melanjutkan kepemimpinannya, sebab pada periode sebelumnya dia juga yang menahkodai SMSI Sukabumi Raya.

Traktir Kopi
Tag: