JUBIRTVNEWS.COM – Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Sukabumi, Abdul Manan, memastikan tidak ada jemaah umrah asal Kabupaten Sukabumi yang terdampak serangan di Bandara Riyadh, Arab Saudi.
Kepastian tersebut, kata Manan, berdasarkan informasi yang diterimanya dari juru bicara Kemenhaj pusat.
“Alhamdulillah, kejadian kemarin, tidak ada jemaah umrah yang terkena dampak tersebut,” ujar Manan, Rabu (14/10/2026).
Selain itu, kata Manan, hingga saat ini belum ada laporan pihak keluarga maupun jemaah umrah, mengenai yang terdampak kejadian tersebut.
“Selanjutnya kami sampaikan juga sampai hari ini belum ada atau tidak ada laporan keluarga atau pihak jemaah yang terdampak daripada kejadian tersebut,” lanjutnya.
Untuk memastikan kondisi jemaah tetap terpantau, Kemenhaj Kabupaten Sukabumi terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan Kemenhaj provinsi maupun pusat. Koordinasi juga dilakukan bersama Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah di Kabupaten Sukabumi.
“Tentu saja kami selalu berkomunikasi, berkoordinasi dengan pimpinan kami baik di provinsi maupun pusat mengenai para jemaah umrah dan juga kami koordinasi dengan para penyelenggara ibadah umrah yang ada di Kabupaten Sukabumi,” kata dia.
Manan juga mengungkap bahwa pihaknya belum menerima informasi mengenai adanya penundaan keberangkatan untuk jemaah umroh Kabupaten Sukabumi.
Berdasarkan penjelasan juru bicara Kementerian Haji dan Umrah, Manan mengatakan kejadian di Bandara Riyadh, memengaruhi penerbangan transit.
“Kami dengar penjelasan dari jubir, itu adalah umrah yang melakukan transit,” ujarnya.
Manan menegaskan jemaah umrah asal Kabupaten Sukabumi menggunakan penerbangan langsung menuju Madinah maupun Jeddah tidak ada masalah.
“Kita di Kabupaten Sukabumi rata-rata direct, tidak transit dan sampai hari ini, Ahamdulillah tidak ada atau belum ada kabar yang seperti itu,” katanya.













