JUBIRTVNEWS.COM – Suasana di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Ciparay, Desa Ciparay, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, mendadak heboh pada Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Asap pekat membumbung di sekitar area pengisian usai sebuah sepeda motor Honda Vario terbakar setelah mengisi BBM jenis Pertalite ke dalam jeriken.
Informasi yang dihimpun, sepeda motor tersebut dikendarai oleh Encep (60), warga Kampung Ciparay. Kejadian bermula sesaat setelah Encep selesai mengisi Pertalite ke dalam jeriken berkapasitas 10 liter.
Saat hendak meninggalkan lokasi, Encep mendorong sepeda motornya sedikit ke depan lalu menyalakan mesin. Namun, begitu mesin hidup, letupan api mendadak muncul dari sekitar area jeriken.
“Panik melihat kobaran api membakar jeriken, pengendara langsung melempar jeriken tersebut. Api sempat membesar di sekitar area dispenser pengisian BBM,” ujar saksi di lokasi kejadian, Selasa (29/9/2026).
Melihat kobaran api mengancam fasilitas vital, para petugas SPBU Ciparay sigap mengambil tindakan darurat. Dengan cekatan, petugas menyemprotkan 3 tabung Alat Pemadam Api Ringan (APAR) ke arah titik api.
Petugas SPBU Ciparay, Pipik Noviandra (29), menuturkan bahwa insiden tersebut berlangsung sangat cepat. Fokus utama petugas saat itu adalah melokalisasi api agar tidak menjangkau tangki pendam maupun mesin dispenser.
“Kejadiannya sangat cepat. Begitu api muncul, petugas di lapangan langsung bergerak mengambil APAR dan melakukan pemadaman. Alandhamdulillah api berhasil dipadamkan total dalam waktu kurang dari lima menit,” kata Pipik.
Berdasarkan keterangan awal di lapangan, percikan api diduga berasal dari bagian busi sepeda motor Encep yang tidak terpasang cangklong (cop busi) dengan sempurna. Percikan listrik tersebut seketika menyambar uap BBM dari jeriken di sedekatnya.
Kapolsek Jampangkulon, AKP Muhlis, mengonfirmasi bahwa jajarannya telah diterjunkan ke lokasi untuk menggelar Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengumpulkan barang bukti.
“Anggota sudah mengecek TKP dan meminta keterangan dari sejumlah saksi. Penyebabnya masih didalami,” ujar Muhlis.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Pihak kepolisian kemudian mengimbau masyarakat untuk senantiasa memperhatikan kelayakan kendaraan serta menaati standar keselamatan operasional (SOP) pengisian BBM guna mengantisipasi bahaya kebakaran.













