Beranda / Peristiwa / Diduga Hilang Kendali, Pemotor Tewas usai Tabrak Tronton di Cisarakan Simpenan Sukabumi

Diduga Hilang Kendali, Pemotor Tewas usai Tabrak Tronton di Cisarakan Simpenan Sukabumi

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Kiaradua–Simpenan, tepatnya di Kampung Cisarakan RT 22/09, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.

Seorang pengendara sepeda motor asal Kabupaten Pandeglang, Banten, meninggal dunia di lokasi kejadian setelah motor yang dikendarainya menabrak bagian perisai truk tronton tangki yang melaju dari arah berlawanan.

Insiden tersebut melibatkan sepeda motor Yamaha Vixion bernomor polisi F 5593 QP yang dikendarai Imam Muklis (45) dan truk tronton tangki Mercedes-Benz bernomor polisi E 9345 YC yang dikemudikan Deri Haryanto (30), warga Kabupaten Tasikmalaya.

Baca Juga :  Ratusan Peserta Ikuti MTQ ke-47, DPRD Sukabumi Dorong Lahirnya Qori Terbaik

Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Wangsit Edhi Wibowo, mengatakan kecelakaan bermula saat Imam Muklis melaju dari arah Palabuhanratu menuju Simpenan.

Saat melintasi jalan menikung ke kiri, pengendara motor diduga melaju dengan kecepatan tinggi hingga kehilangan kendali dan masuk ke jalur berlawanan.

“Setibanya di lokasi kejadian yang kondisi jalannya menikung ke kiri, pengendara sepeda motor diduga melaju dengan kecepatan tinggi hingga hilang kendali (out of control). Kendaraan melenceng ke kanan jalan melewati garis marka,” ujar Wangsit saat dikonfirmasi, Minggu (27/9/2026).

Baca Juga :  Kronologi Truk Muatan Palet Terguling di Tanjakan Baeud Warungkiara Sukabumi

Pada saat bersamaan, truk tronton tangki datang dari arah Simpenan menuju Palabuhanratu. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari.

Akibat benturan keras tersebut, Imam Muklis, warga Kampung Sidamukti, Desa Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, mengalami luka berat dan meninggal dunia di tempat kejadian.

“Pengendara sepeda motor mengalami cedera kepala berat, mengeluarkan darah dari hidung, serta mengalami luka lecet pada tangan kanan. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian,” jelas Wangsit.

Baca Juga :  Kronologi Mobil Karimun Terguling di Tol Bocimi, Diduga Akibat Ban Selip saat Hujan

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), lokasi kecelakaan berada di ruas jalan aspal yang bergelombang dan menikung. Saat kejadian, cuaca dilaporkan cerah, kondisi jalan kering, serta arus lalu lintas relatif sepi.

Kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp2 juta.

Saat ini, kasus kecelakaan maut di jalur Kiaradua–Simpenan tersebut masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi.

Polisi mengimbau para pengguna jalan untuk selalu mengendalikan kecepatan kendaraan dan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur menikung dan bergelombang yang rawan kecelakaan.

Traktir Kopi
Tag:

Pos-pos Terbaru