Beranda / Peristiwa / Geger Mayat Pria Tergantung di Jembatan Cilubang Cidolog Sukabumi, Hasil Medis Tak Temukan Tanda Kekerasan

Geger Mayat Pria Tergantung di Jembatan Cilubang Cidolog Sukabumi, Hasil Medis Tak Temukan Tanda Kekerasan

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM – Warga Kampung Tegallega, RT 004/RW 002, Desa Tegallega, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan penemuan mayat pria paruh baya yang tergantung kain sarung di sekitar Jembatan Cilubang, Rabu (12/8/2026) pagi.

Korban diketahui berinisial R (59 tahun) ditemukan pertama kali oleh warga setempat sekitar pukul 06.00 WIB. Saksi yang hendak melintasi jembatan kaget mendapati korban yang mengenakan kaos berwarna hitam dalam posisi tergantung, lalu segera melaporkan kejadian tersebut kepada jajaran perangkat desa dan aparat kepolisian.

Kapolsek Sagaranten, AKP A. Suryana, membenarkan adanya insiden penemuan jasad tersebut di area Jembatan Cilubang. Petugas gabungan yang menerima laporan langsung meluncur ke lokasi untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan evakuasi.

Baca Juga :  Polres Sukabumi Selidiki Kasus Persekusi Remaja Cikidang, Pelaku Sudah Teridentifikasi

“Korban pertama kali ditemukan oleh warga yang melintas di area jembatan. Petugas bersama unsur Kapospol, Danposramil, perangkat desa, serta warga sekitar melakukan proses evakuasi jasad korban sekitar pukul 07.45 WIB,” terang AKP A. Suryana di lokasi kejadian.

Usai dievakuasi, jasad korban langsung mendapatkan pemeriksaan medis secara cermat oleh tim medis dari Puskesmas Cidolog pada pukul 08.15 WIB.

Hasil Medis Tak Temukan Tanda Kekerasan, Keluarga Diberi Pendampingan Psikososial

Kepala Puskesmas Cidolog, Cepi Hermansyah, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan fisik luar awal, korban dipastikan telah meninggal dunia. Tim medis juga menegaskan tidak menemukan adanya indikasi atau tanda-tanda bekas kekerasan fisik pada tubuh korban.

Baca Juga :  Cium Bau Bangkai, Warga Ciracap Sukabumi Temukan Mayat Telanjang di Rumah Kosong

“Hasil pemeriksaan kemudian disampaikan kepada pihak keluarga dan lintas sektor, termasuk pemerintah desa, kepolisian, dan Koramil,” kata Cepi.

SSetelah seluruh rangkaian pemeriksaan medis dan evakuasi rampung, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilanjutkan ke proses pemulasaraan dan pemakaman. Pihak Puskesmas Cidolog bersama Pemerintah Desa Tegallega juga memberikan edukasi serta perhatian khusus berupa pendampingan psikososial bagi keluarga yang ditinggalkan.

Baca Juga :  Lepas 64 Peserta Jambore Nasional XII, Wabup Sukabumi Titip Pesan Ini

Koordinasi lintas sektor antara pemerintah desa, puskesmas, kader, kepolisian, dan Koramil terus dilakukan guna memantau kondisi lingkungan sekitar. Langkah ini diambil untuk memastikan anggota keluarga maupun warga setempat memperoleh dukungan moral yang dibutuhkan pascagejolak insiden tersebut.

Catatan Redaksi:
Informasikan atau mintalah bantuan kepada pihak profesional jika Anda, kerabat, atau rekan sedang mengalami tekanan psikologis berat, depresi, atau memiliki pemikiran untuk mengakhiri hidup. Segera hubungi layanan kesehatan mental, fasilitas layanan kesehatan terdekat (Puskesmas/Layanan Psikologi), atau hotline kesehatan jiwa darurat Kementerian Kesehatan RI.

Traktir Kopi
Tag: