Beranda / Daerah / Buntut Dugaan Keracunan Puluhan Siswa SD, Operasional SPPG Cibadak 02 Sukabumi Dihentikan

Buntut Dugaan Keracunan Puluhan Siswa SD, Operasional SPPG Cibadak 02 Sukabumi Dihentikan

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM – Operasional Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cibadak 02 di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, resmi dihentikan sementara menyusul dugaan keracunan yang dialami puluhan siswa SD penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Langkah penghentian sementara tersebut dilakukan setelah muncul dugaan keracunan yang menimpa puluhan siswa di SDN Bojongkoneng, Kecamatan Cibadak, pada Selasa (28/7/2026).

Dalam penelusuran awal, Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi menemukan susu kotak yang diduga basi dan telah melewati masa kedaluwarsa. Namun, penyebab pasti insiden tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Kabupaten Sukabumi, Firman Juliansyah, mengatakan penghentian operasional Dapur SPPG Cibadak 02 mulai diberlakukan pada Jumat (31/7/2026).

Baca Juga :  Asep Japar dan Dadang Hermawan Kunjungi Korban Kebakaran di Ciracap Sukabumi

Menurutnya, keputusan tersebut merupakan instruksi dari BGN Pusat yang disampaikan melalui Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG).

Firman menjelaskan, berdasarkan petunjuk teknis terbaru, terdapat dua mekanisme penanganan apabila terjadi kejadian luar biasa atau insiden yang berkaitan dengan pelaksanaan program MBG.

Apabila kejadian hanya terjadi di satu sekolah, maka penghentian distribusi dilakukan khusus untuk sekolah tersebut.

“Kalau ada kejadian di satu sekolah, maka penyaluran ke sekolah itu saja yang dihentikan. Itu sudah dilakukan dari hari Rabu untuk sekolah tersebut, SDN Bojongkoneng,” ujar Firman.

Namun, apabila kejadian melibatkan lebih dari satu sekolah atau memerlukan pendalaman lebih lanjut, maka operasional dapur penyedia makanan dapat dihentikan sementara.

Baca Juga :  39 Siswa SD di Cibadak Diduga Keracunan MBG, Dinkes Sukabumi Temukan Susu Basi Kedaluwarsa

“Kalau ada lebih dari dua sekolah, maka operasional dapurnya dihentikan. Saya berarti melaksanakan ketentuan pertama dulu, Kemarin dikonfirmasi dari pihak BGN, saya sampaikan kepada kepala SPPG-nya, mulai hari ini, Jumat, SPPG dihentikan sementara,” jelasnya.

Firman menegaskan, status penghentian operasional atau suspend terhadap SPPG Cibadak 02 masih bersifat sementara. Keputusan apakah dapur tersebut dapat kembali beroperasi atau justru dihentikan permanen akan bergantung pada hasil kajian BGN serta hasil investigasi dan pemeriksaan laboratorium yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi.

“Istilahnya kita sebut suspend. Apakah suspend-nya sementara atau permanen, kira masih menunggu kajian dari BGN serta hasil laboratorium dan penelusuran dari Dinas Kesehatan,” katanya.

Baca Juga :  Pelajar SMK Dibacok di Cibadak Sukabumi Saat Berangkat Sekolah

Sementara itu, untuk memastikan program MBG tetap berjalan dan para siswa penerima manfaat tidak terdampak penghentian operasional dapur, distribusi makanan akan dialihkan ke dapur SPPG lain yang berada di sekitar wilayah Cibadak.

“Penerima manfaat dialihkan ke SPPG terdekat. Nantinya akan dibagi ke beberapa SPPG terdekat,” pungkas Firman.

Sebelumnya, puluhan siswa SDN Bojongkoneng, Kecamatan Cibadak, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dan minuman dari program MBG. Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi menemukan adanya susu kotak yang diduga basi dan kedaluwarsa, namun penyebab pasti kejadian tersebut masih menunggu hasil uji laboratorium.

Traktir Kopi
Tag: