Beranda / Kriminal / Terekam CCTV: Penjaga Kios Gagalkan Upaya Perampokan Bergolok di Nagrak Sukabumi

Terekam CCTV: Penjaga Kios Gagalkan Upaya Perampokan Bergolok di Nagrak Sukabumi

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM – Aksi berani dilakukan Wita, perempuan berusia 26 tahun, yang menggagalkan upaya perampokan di tempat kerjanya di sebuah kios agen BRILink, Desa Nagrak Utara, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (19/7/2026).

Wita melawan perampok yang membawa dua buah senjata tajam. Aksinya membuat pelaku kabur, namun, Wita mengalami luka gores di jari tangannya.

Detik-detik upaya perampokan terekam kamera CCTV kios. Berdasarkan rekaman CCTV, pada pukul 15.24 WIB, pelaku datang menggunakan sepeda motor, turun lalu mengeluarkan senjata tajam. Pelaku langsung menghampiri Wita yang berada dibelakang meja pelayanan dan terjadi keributan, pelaku kemudian kabur.

Baca Juga :  Ramai Fenomena ASN Ajukan Cerai Usai Diangkat PPPK 2025, Bagaimana Kabupaten Sukabumi?

Wita menuturkan, pada awalnya dirinya mengira yang datang itu konsumen yang hendak bertransaksi. Namun pelaku yang menggunakan helm dan penutup wajah langsung menghampiri Wita, dengan mengancam menggunakan senjata tajam, dia diminta memasukan uang ke tas yang dibawa pelaku.

“Kejadiannya ketika ashar, ketika itu saya duduk disini, tiba-tiba masuk. Pelaku nyuruh masukin uang, gak ngasih tahu nominal, cuma minta masukan uang ke tas, dia kan bawa tas dan jangan teriak, katanya,” ujar Wita.

Wita mengungkapkan, pelaku membawa dua senjata tajam berupa golok, yang satu berukuran besar dan satunya lagi kecil. Pelaku mendesak Wita untuk menyerahkan uang tunai.

Baca Juga :  4 Tahun Kosong, Kantor Sub Sektor Polsek Jampangkulon Kini Direnovasi dengan Swadaya Masyarakat

Namun permintaan pelaku tak dituruti oleh Wita, yang ada dia malah menahan tangan pelaku. Wita berteriak minta tolong, disertai upaya mendorong pelaku.

“Cuman pegangin tangannya aja, kan dia bawa golok, yang satu panjang yang satunya lagi seperti golok biasa. Saya pegang, jadi cuman luka gores-gores, terus saya juga sempat dorong, dia ngelawan kemudian lari,” imbuhnya.

Pelaku akhirnya melarikan diri dengan sepeda motor, tanpa berhasil membawa uang, sementara korban mengalami luka gores pada jari tangan akibat upaya melawan.

Baca Juga :  Video: Fokus Peningkatan Infrastruktur, Kelurahan Jampangkulon Sukabumi Gelar Musrenbang

Wita menuturkan, saat kejadian hanya ada dirinya seorang diri, sementara toko-toko yang berada di samping kios, dalam keadaan tutup. Sehingga saat dia berteriak meminta tolong, tak ada yang mendengar. Toko yang berada di samping kios dan disekitarnya tutup, sebab hari Minggu.

“Teriak tapi gak ada yang denger,” imbuhnya.

Ketika kejadian, dia tidak melihat wajah pelaku karena selain memakai helm, juga menggunakan penutup wajah.

Namun, Wita hanya dapat mengingat ciri fisik pelaku, yakni bertubuh tinggi dengan postur tubuh yang tidak terlalu besar. “Badannya tinggi, tapi gak begitu gede badannya,” pungkasnya.

Traktir Kopi
Tag: