Beranda / Daerah / Bupati Sukabumi Minta Sumur Bor Disiapkan untuk Antisipasi Kekeringan Lahan Pertanian

Bupati Sukabumi Minta Sumur Bor Disiapkan untuk Antisipasi Kekeringan Lahan Pertanian

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM – Bupati Sukabumi Asep Japar meminta Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi menyiapkan sumur bor sebagai langkah antisipasi untuk menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian selama musim kemarau.

Permintaan tersebut disampaikan Asep saat menghadiri kegiatan Pelatihan Peningkatan Peran Serta Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dan Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) atau Mitra Cai di Situ Sukarame, Kecamatan Parakansalak, Selasa (7/7/2026).

Menurut Bupati, keberadaan sumur bor dapat menjadi solusi ketika pasokan air irigasi berkurang akibat musim kemarau yang sedang berlangsung.

“Hari ini kita menghadapi musim kemarau, dari Dinas Pertanian, mudah-mudahan ada sumur bor untuk membantu,” ujar Asep Japar.

Baca Juga :  Peringatan Hari Bakti PU ke-80 di Sukabumi, Momentum Perkuat Komitmen Pembangunan Infrastruktur

Dalam kesempatan tersebut, Asep juga mengapresiasi capaian Kabupaten Sukabumi yang berhasil meraih peringkat kedua nasional dalam bidang swasembada pangan. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh pihak, termasuk peran aktif P3A dan GP3A dalam menjaga keberlangsungan jaringan irigasi.

“Kabupaten Sukabumi mendapatkan nomor dua penghargaan se-Indonesia, swasembada pangan, ini kan berkat bapak-bapak, mudah-mudahan tahun ini bisa nomor satu,” ujarnya.

Bupati Asep Japar menilai keberadaan Mitra Cai memiliki peran strategis karena menjadi ujung tombak dalam pengelolaan dan pemeliharaan jaringan irigasi yang mendukung produktivitas sektor pertanian.

Baca Juga :  Cerah Berawan Pagi Namun Berpotensi Hujan Siang Hari, Prakiraan Cuaca Jabar 5 April 2026

“Jadi terima kasih atas perjuangan Mitra Cai,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, mengatakan pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas P3A dan GP3A dalam mengelola sumber daya air secara berkelanjutan.

Menurutnya, irigasi merupakan salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan sektor pertanian sehingga perlu dikelola dan dipelihara dengan baik oleh para petani pengguna air.

“Kegiatan ini bertujuan agar kapasitasnya meningkat. Artinya, kemampuan mereka untuk mengelola sumber daya air yang di mana irigasi adalah urat nadi para petani. Mereka diberdayakan, difasilitasi, dari mulai kesejahteraannya berupa asuransi, kemudian ada insentif, ada juga fasilitas berupa sarana yang dibutuhkan. Dengan harapan, ketika irigasi kita bangun, itu umur umurnya lebih panjang karena mereka dikelola dengan baik,” tutur Uus.

Baca Juga :  Bupati Sukabumi Asep Japar dan Jajaran Akhiri Muhibah Ramadhan 2025 di Jampangkulon

Ia berharap para anggota P3A dan GP3A mampu menjaga jaringan irigasi yang telah dibangun sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Harapannya, ketika irigasi dibangun, umur layanannya menjadi lebih panjang karena dikelola dengan baik. Selain itu, para Mitra Cai dapat semakin berperan dalam memberdayakan petani pengguna air sekaligus menjaga keberlanjutan pengelolaan jaringan irigasi di Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.

Traktir Kopi
Tag: