Beranda / Daerah / Filosofi Sunda Jadi Identitas Sirkuit Cibayawak, Arena Baru Motocross Sukabumi

Filosofi Sunda Jadi Identitas Sirkuit Cibayawak, Arena Baru Motocross Sukabumi

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM – Di balik pembangunan Sirkuit Cibayawak di Kampung Cipanengkas, Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, tersimpan filosofi Sunda yang menjadi identitas lintasan motocross tersebut.

Arena berstandar Grade B ini tidak hanya disiapkan sebagai tempat balap, tetapi juga membawa pesan tentang budaya, keselamatan, dan pembinaan generasi muda.

Nama Cibayawak dipilih bukan tanpa alasan. Salah satu penggagas sirkuit, Erfan yang akrab disapa Kadus Nyalindung, mengatakan penamaan tersebut terinspirasi dari ungkapan Sunda pinah cai pinah tampian.

Filosofi itu menggambarkan bahwa kendaraan roda dua tidak hanya digunakan di jalan raya, tetapi juga memiliki tempat khusus untuk menyalurkan hobi dan kemampuan secara aman.

Baca Juga :  Polres Sukabumi Distribusikan Air Bersih ke Warga Bantargadung dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-80

“Filosofi Cibayawak itu menggambarkan bahwa motor bukan hanya digunakan di jalan umum, tetapi juga memiliki tempat untuk menyalurkan bakat dan hobi di lintasan yang semestinya,” ujarnya, Selasa (7/7/2026).

Lintasan sepanjang kurang lebih 1.000 meter itu dibangun sebagai jawaban atas minimnya fasilitas latihan motocross dan grasstrack di wilayah selatan Sukabumi. Selama ini, banyak pehobi motor trail harus berlatih ke luar daerah karena belum tersedia sirkuit yang representatif.

Menurut Erfan, pembangunan Sirkuit Cibayawak bukan sekadar menghadirkan arena balap. Lebih dari itu, lintasan tersebut diharapkan menjadi ruang pembinaan bagi anak-anak muda agar dapat mengembangkan bakat di dunia otomotif melalui jalur yang positif dan terarah.

Baca Juga :  Pesan dan Kesan Kadis Pariwisata dalam Pisah Sambut Bupati Sukabumi 2025

“Kami ingin anak-anak yang memiliki potensi di dunia motocross memiliki tempat latihan yang layak dan aman,” katanya.

Ke depan, Sirkuit Cibayawak diproyeksikan mampu menggelar berbagai kejuaraan grasstrack dan motocross tingkat lokal hingga regional. Bahkan, dengan pengembangan yang dilakukan, arena ini ditargetkan memenuhi standar penyelenggaraan kompetisi nasional.

Erfan mengatakan proses pembangunan sirkuit masih terus berjalan. Jika seluruh tahapan dapat berlangsung sesuai rencana, pengerjaan Sirkuit Cibayawak ditargetkan rampung dalam waktu sekitar tiga bulan ke depan sehingga dapat segera dimanfaatkan sebagai arena latihan maupun penyelenggaraan berbagai event balap.

Baca Juga :  Spontan! Bupati Sukabumi Gabung di Tengah Pawai Gebyar Muharam 1447 H

Selain melahirkan pembalap berprestasi, keberadaan sirkuit juga diharapkan menjadi pusat berkumpulnya komunitas otomotif sekaligus memperkuat budaya olahraga balap motor yang aman, tertib, dan berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi.

“Harapannya, Sirkuit Cibayawak bukan hanya dikenal sebagai arena balap, tetapi juga menjadi simbol lahirnya generasi crosser Sukabumi yang mampu bersaing di tingkat nasional tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya lokal,” tandasnya.

Traktir Kopi
Tag: