Beranda / Daerah / Gempa M 3,7 Guncang Kabupaten Sukabumi Dini Hari, BMKG: Berasal dari Sesar Aktif Bawah Laut

Gempa M 3,7 Guncang Kabupaten Sukabumi Dini Hari, BMKG: Berasal dari Sesar Aktif Bawah Laut

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM – Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo (M) 3,7 mengguncang wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu (5/7/2026) pukul 03:54:52 WIB. Getaran gempa dirasakan di sejumlah wilayah selatan Sukabumi, namun hingga pagi hari belum dilaporkan adanya kerusakan bangunan maupun aktivitas gempa susulan.

Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II Tangerang, Hartanto mengatakan hasil analisis BMKG menunjukkan gempa memiliki magnitudo 3,7 dengan episenter berada di laut, sekitar 63 kilometer tenggara Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Baca Juga :  Jelang Haji 2025, 91 Petugas Kesehatan dan PPIH Jabar Ikuti Pelatihan di BBPK Ciloto

“Episenter gempabumi terletak pada koordinat 7,53 LS dan 106,73 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 63 km Tenggara Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 30 km,” ujar Hartanto dalam keterangan resminya, Minggu (5/7/2026).

Hartanto menjelaskan, berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa tersebut tergolong gempa bumi dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif di bawah laut.

Baca Juga :  Asiknya Pengunjung Geyser Cipanas Cisolok: Abis Rendam Langsung Karokean

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar aktif bawah laut,” katanya.

Berdasarkan laporan masyarakat yang diterima BMKG, guncangan gempa dirasakan di wilayah Jampang Barat, Kecamatan Cimanggu, Cigaru, hingga Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, dengan intensitas II–III MMI. Pada skala tersebut, getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti ada truk yang sedang melintas.

Meski demikian, hingga laporan ini diterbitkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan akibat gempa tersebut.

Baca Juga :  Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Terjadi Sampai Dini Hari, Prakiraan Cuaca Jabar 18 Januari 2026

“Hingga pukul 05.43 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan,” ungkap Hartanto.

BMKG juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Informasi resmi mengenai aktivitas gempa bumi dapat diperoleh melalui kanal komunikasi resmi BMKG, termasuk media sosial resmi, situs web BMKG, serta aplikasi InfoBMKG.

Traktir Kopi
Tag: