Beranda / Politik / Pengurus DPD Golkar Jabar Resmi Terbentuk, Musda Sukabumi di Depan Mata

Pengurus DPD Golkar Jabar Resmi Terbentuk, Musda Sukabumi di Depan Mata

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM – Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Barat periode 2025–2030 resmi terbentuk setelah Surat Keputusan (SK) kepengurusan ditandatangani Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Kepengurusan baru tersebut dipimpin oleh Daniel Muttaqien Syafiuddin sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat.

Dengan rampungnya kepengurusan di tingkat provinsi, pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi kini tinggal menunggu jadwal resmi dari DPD Partai Golkar Jawa Barat.

Ketua Bagian Komunikasi, Media, dan Penggalangan Opini DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi, Aris Rindiansyah, membenarkan bahwa kepengurusan DPD Golkar Jawa Barat telah final dan kini hanya tinggal menunggu pelantikan.

“Iya betul, Kang. Untuk kepengurusan DPD Golkar Jawa Barat sudah final. SK-nya sudah ditandatangani oleh Ketua Umum. Bahkan Minggu kemarin juga sudah rapat perdana pengurus Golkar. Tinggal menunggu pelantikan saja,” ujar Aris kepada jubirtvnews.com, melalui pesan WhatsApp, Senin (29/6/2026).

Menurut Aris, terbentuknya kepengurusan definitif DPD Golkar Jawa Barat menjadi sinyal bahwa tahapan Musda di seluruh kabupaten/kota, termasuk Kabupaten Sukabumi, akan segera memasuki fase pelaksanaan.

Baca Juga :  Asep Japar Optimis Raih 70% Suara di Dapil 1 Sukabumi, Kordapil Koalisi Siap All Out

Sebelumnya, DPD Partai Golkar Jawa Barat telah menunjuk Tubagus Mulyana Syahrudin sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi menggantikan Deden Nasihin. Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat Nomor SKEP-05/GOLKAR/VI/2026 tentang Pergantian Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golongan Karya Kabupaten Sukabumi Masa Bakti 2020–2025 yang ditetapkan pada Minggu (28/6/2026).

Aris menjelaskan, pergantian tersebut murni merupakan mekanisme organisasi dan tidak berkaitan dengan kepentingan politik.

“Pergantian PLT ini lebih kepada regenerasi organisasi. SK PLT yang lama sudah habis karena ditandatangani Ketua Golkar Jawa Barat yang lama. Sekarang Ketua Jawa Barat sudah baru, sehingga ditunjuk PLT baru,” jelasnya.

Ia menuturkan, tugas utama Plt Ketua yang baru adalah segera melaksanakan Musda serta melakukan konsolidasi organisasi agar seluruh elemen Partai Golkar tetap solid.

Baca Juga :  Potensi Mengerucut, 4 Calon Ketua PKB Sukabumi Jalani UKK DPW

“Tugasnya sesuai surat penunjukan, yaitu segera melaksanakan Musda dan konsolidasi organisasi. Semua elemen partai harus dirangkul agar pelaksanaan Musda berjalan baik tanpa menimbulkan ekses ataupun dampak negatif. Soliditas Partai Golkar harus tetap terjaga untuk mempertahankan kemenangan pada Pemilu 2029 dan Pilkada 2029,” katanya.

Aris juga meluruskan anggapan mengenai penunjukan Plt dari luar kepengurusan DPD Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, langkah tersebut merupakan mekanisme yang lazim dilakukan Partai Golkar di berbagai daerah untuk menghindari conflict of interest menjelang Musda.

“PLT memang tidak diambil dari internal kepengurusan DPD Kabupaten. Tujuannya menghindari konflik kepentingan. PLT sebelumnya Pak Deden Nasihin juga Wakil Ketua DPD Golkar Jawa Barat, begitu juga Pak Tubagus Mulyana Syahrudin yang sekarang menjabat Wakil Ketua DPD Golkar Jawa Barat. Jadi ini murni mekanisme organisasi,” tegasnya.

Sementara itu, Sekertaris DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, sebelumnya juga menegaskan bahwa pelaksanaan Musda Kabupaten Sukabumi masih menunggu jadwal resmi dari DPD Partai Golkar Jawa Barat.

Baca Juga :  Hasil Pleno KPU Kabupaten Sukabumi, Asep Japar-Andreas Raih Suara Terbanyak

Menurut Budi, seluruh tahapan Musda di kabupaten/kota akan mengikuti agenda yang ditetapkan oleh pengurus provinsi sehingga hingga saat ini belum ada penetapan waktu pelaksanaan.

Ia memastikan proses pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi akan berlangsung secara demokratis sesuai aturan organisasi.

“Musda tetap menunggu jadwal dari DPD Partai Golkar Jawa Barat. Siapa pun kader yang memenuhi persyaratan mempunyai hak untuk mencalonkan diri sebagai ketua. Nanti pemegang hak suara yang menentukan dalam forum Musda. Semua harus menghormati hasilnya demi menjaga soliditas Partai Golkar,” ujar Budi.

Dengan telah terbentuknya kepengurusan DPD Partai Golkar Jawa Barat periode 2025–2030 di bawah kepemimpinan Daniel Muttaqien Syafiuddin, tahapan Musda DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi diperkirakan akan segera bergulir. Forum tersebut akan menjadi momentum penting untuk memilih ketua definitif sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi menghadapi agenda politik menuju Pemilu dan Pilkada 2029.

Traktir Kopi
Tag: