JUBIRTVNEWS.COM – Gelombang perombakan resmi melanda jajaran staf kepelatihan dan komposisi pemain Persib Bandung menjelang bergulirnya musim kompetisi baru 2026/27.
Seiring tuntasnya roda kompetisi Super League 2025/26, manajemen Pangeran Biru mengumumkan dua keputusan strategis sekaligus pada akhir pekan ini.
Persib resmi mengakhiri kerja sama dengan asisten pelatih fisik asal Kroasia, Miro Petric, serta mengambil kebijakan untuk meminjamkan winger muda potensial mereka, Zulkifli Lukmansyah.
Keputusan melepas Miro Petric menandai berakhirnya era penting di balik layar kesuksesan fisik para penggawa Maung Bandung. Selama dua musim mengabdi, Petric menjadi aktor intelektual yang berhasil membangun, mendongkrak, sekaligus menjaga stabilitas kondisi fisik prima Marc Klok dan kawan-kawan di tengah padatnya jadwal kompetisi domestik maupun internasional.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, melayangkan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi, kedisplinan, dan etos kerja profesional yang diperlihatkan Petric selama merajut kebersamaan di Bandung.
“Miro telah memberikan kontribusi yang sangat berarti bagi perjalanan Persib dalam beberapa musim terakhir. Dengan dedikasi, disiplin, dan profesionalismenya, ia turut membantu menjaga performa dan kebugaran para pemain sehingga tim mampu tampil kompetitif di berbagai kompetisi. Kami mengucapkan terima kasih atas seluruh kerja keras dan kontribusi yang telah diberikan untuk Persib,” ujar Adhitia dalam rilis resminya, Jumat (26/6/2026).
Bagian Sejarah Tiga Gelar Juara Beruntun
Miro Petric sendiri bukan sosok sembarangan. Ia merupakan tangan kanan tepercaya sekaligus staf kepelatihan pertama yang diboyong langsung ketika pelatih kepala Bojan Hodak ditunjuk menakhodai Persib Bandung pada awal musim Liga 1 2023/24. Sejak kedatangannya, ia menjadi saksi sekaligus arsitek di balik layar dalam perjalanan bersejarah klub meraih tiga gelar juara liga secara beruntun (three-peat).
Di bawah komando kebugarannya, Miro Petric sukses berkolaborasi apik dengan jajaran tim pelatih lainnya seperti Goran Paulic, Igor Tolic, Yaya Sunarya, hingga trio pelatih penjaga gawang Luizinho Passos, Mario Jozic, dan I Made Wirawan. Harmonisasi ini berhasil menciptakan standar lingkungan kerja yang profesional untuk mendukung performa tim secara menyeluruh di lapangan hijau.
“Kami mendoakan yang terbaik untuk Miro Petric dalam perjalanan karier berikutnya. Semoga kesuksesan selalu menyertai setiap langkahnya. Hatur nuhun atas seluruh dedikasi dan kontribusinya untuk Persib,” tambah Adhitia.
Kirim Zulkifli Lukmansyah Demi Jam Terbang Setelah Badai Cedera
Hanya berselang sehari, pada Sabtu (27/6/2026), manajemen Persib kembali merilis kebijakan transfer dengan meminjamkan pemain sayap muda mereka, Zulkifli Lukmansyah, untuk musim 2026/2027. Langkah ini diambil manajemen sebagai komitmen jangka panjang dalam menyuntikkan menit bermain yang lebih besar bagi talenta lokal di level kompetitif.
Zulkifli merupakan salah satu permata asli jebolan sistem pembinaan berjenjang Akademi Persib. Pemain kelahiran Bandung, 8 September 2006 ini bersinar terang di kompetisi Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 sebelum akhirnya memikat hati Bojan Hodak untuk mempromosikannya ke skuad senior pada putaran kedua Liga 1 2024/2025.
Nama Zulkifli kian meroket dan mencuri perhatian bobotoh berkat penampilan eksplosifnya di turnamen pramusim Piala Presiden 2025. Keberanian melakukan penetrasi, kecepatan menusuk, serta kualitas teknik individunya digadang-gadang bakal menjadi aset masa depan lini serang Maung Bandung.
Namun, nasib kurang beruntung sempat menimpanya saat badai cedera memaksa sang pemain menepi hampir sepanjang musim Liga 1 2025/2026. Di tengah situasi sulit itu, Zulkifli tetap menunjukkan mentalitas baja dengan fokus memulihkan kondisi fisik sembari menjaga ritme bertandingnya bersama Persib U-20 di pentas EPA.
Adhitia Putra Herawan menegaskan, keputusan meminjamkan Zulkifli murni demi kebaikan masa depan sang pemain agar proses matang jiwanya sebagai pesepak bola profesional berjalan optimal.
“Komitmen kami tetap sama, yakni memberikan ruang dan kesempatan terbaik bagi para pemain muda untuk terus berkembang. Melalui masa peminjaman ini, Zulkifli diharapkan mendapatkan menit bermain yang lebih banyak sehingga proses perkembangan, pengalaman bertanding, dan kematangannya sebagai pemain profesional dapat berjalan lebih optimal,” kata Adhitia.
Pihak manajemen memastikan akan terus memonitor secara berkala perkembangan performa Zulkifli selama masa sekolahnya di klub baru.
“Kami percaya, pengalaman di lingkungan kompetitif akan memberikan banyak pelajaran berharga bagi Zulkifli. Selamat berproses dan terus berkembang. Tunjukkan kemampuan terbaik, jaga semangat, dan kembali lebih kuat,” pungkas Adhitia.






