Beranda / Daerah / Tak Lagi Sekadar Wilayah Perlintasan, Sukaraja Kini Jadi Pusat Pertumbuhan Baru

Tak Lagi Sekadar Wilayah Perlintasan, Sukaraja Kini Jadi Pusat Pertumbuhan Baru

JUBIRTVNEWS.COM – Kecamatan Sukaraja perlahan menunjukkan diri sebagai salah satu wilayah dengan potensi pembangunan yang menjanjikan di Kabupaten Sukabumi.

Letaknya yang strategis di jalur penghubung Sukabumi-Bogor serta dekat dengan akses Tol Bocimi membuat kawasan ini semakin dilirik sebagai pusat pertumbuhan baru.

Di tengah pesatnya pembangunan infrastruktur di Jawa Barat, Sukaraja tidak hanya mengandalkan posisi geografisnya. Kecamatan ini juga memiliki kekuatan di sektor pertanian, UMKM, hingga wisata berbasis masyarakat yang terus berkembang.

Camat Sukaraja, Arid Ahmad Ridwan, mengatakan keberadaan Tol Bocimi menjadi salah satu faktor yang mendorong meningkatnya minat investasi di wilayahnya.

“Keberadaan jalan tol menjadi katalis. Banyak pengembang properti dan investor yang mulai melirik wilayah kami sebagai tempat strategis pengembangan hunian dan pariwisata,” ujarnya.

Baca Juga :  Penemuan Mayat Wanita Dalam Kamar Kos di Sukaraja Sukabumi Bikin Geger Warga, Ini Penjelasan Polisi

Tidak hanya menjadi jalur transit, Sukaraja kini mulai membangun identitas sebagai kawasan yang memiliki potensi wisata berbasis alam dan edukasi. Sejumlah desa seperti Langensari dan Pasirhalang mulai mengembangkan wisata berbasis pertanian, budaya lokal, hingga peternakan rakyat yang melibatkan masyarakat secara langsung.

Pengembangan tersebut dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah desa, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), karang taruna, hingga kelompok masyarakat setempat. Konsep wisata yang diusung tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga pengalaman edukatif bagi pengunjung.

Di sektor ekonomi, geliat UMKM juga terus tumbuh. Beragam produk lokal mulai dari makanan olahan, kerajinan tangan hingga produk herbal kini semakin mudah menjangkau pasar yang lebih luas melalui platform digital.

Baca Juga :  Konvergensi Media dan Etika Informasi: Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI-N Laa Roiba Gelar Jurnalis Fair 2025

Pemerintah kecamatan pun aktif mendorong pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing melalui pelatihan, sertifikasi halal, hingga pendampingan pemasaran digital.

“Kami aktif mendorong UMKM untuk masuk ke ekosistem digital. Pemerintah kecamatan memfasilitasi pelatihan, sertifikasi halal, hingga kemitraan dengan e-commerce,” kata Arid.

Sementara itu, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat. Sejumlah desa seperti Warnasari dan Sukamekar dikenal memiliki lahan produktif yang menghasilkan berbagai komoditas hortikultura dan sayuran segar untuk memenuhi kebutuhan pasar Sukabumi dan sekitarnya.

Menariknya, pengembangan pertanian di Sukaraja tidak hanya berfokus pada produksi. Sejumlah kelompok tani mulai mengembangkan konsep pertanian organik dan pertanian terpadu yang juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi generasi muda.

Baca Juga :  Tim SAR Temukan Korban Terseret Arus di Pantai Sunset Sukabumi, Satu Masih Dicari

Menurut Arid, langkah tersebut penting untuk menyiapkan regenerasi petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.

“Kami ingin pertanian tidak hanya menghidupi petani, tapi juga menjadi tempat belajar bagi generasi muda. Ini bagian dari upaya regenerasi petani dan ketahanan pangan desa,” ungkapnya.

Dengan kombinasi antara aksesibilitas yang semakin baik, pertumbuhan UMKM, pengembangan wisata, serta kekuatan sektor pertanian, Sukaraja kini menjadi salah satu kecamatan yang memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi kawasan ekonomi baru di Kabupaten Sukabumi.

Tag:

Pos-pos Terbaru