JUBIRTVNEWS.COM – Pengamanan besar-besaran disiapkan Polda Jawa Barat menjelang laga pamungkas Super League 2025/26 antara Persib Bandung melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu (23/5/2026). Sebanyak 2.000 personel diterjunkan guna memastikan pertandingan penentuan tersebut berlangsung aman dan kondusif.
Tidak hanya berfokus di dalam stadion, aparat kepolisian juga mengantisipasi potensi kepadatan dan euforia suporter di sejumlah titik keramaian Kota Bandung setelah pertandingan berakhir. Kawasan Dago Cikapayang menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian khusus dalam pengamanan.
Karo Ops Polda Jabar, Kombes Pol. La Ode Aries, mengatakan pengamanan dilakukan secara maksimal demi menjaga ketertiban umum serta keselamatan masyarakat selama rangkaian pertandingan berlangsung.
Polda Jabar menerapkan sistem pengamanan berlapis dengan pola empat ring, mulai dari area luar stadion, akses menuju GBLA, hingga pintu masuk tribun penonton. Skema tersebut disiapkan untuk mengatur mobilitas massa sekaligus meminimalisasi potensi gangguan keamanan.
Selain itu, petugas juga akan melakukan sterilisasi di sejumlah titik pemeriksaan. Penonton diingatkan untuk tidak membawa barang-barang terlarang ke dalam stadion.
“Penonton dilarang membawa barang berbahaya seperti flare, kembang api, ataupun benda tajam yang dapat dilempar ke dalam lapangan. Selain itu, minuman dalam kemasan botol plastik dan kaleng juga tidak diperbolehkan masuk ke tribun penonton,” kata Karo Ops, dikutip Sabtu (23/5/2026).
Pihak kepolisian bersama panitia pelaksana dan perwakilan Bobotoh juga telah menyepakati sanksi tegas bagi pelanggar aturan. Penonton yang kedapatan membawa barang terlarang akan dicabut hak menontonnya dan langsung dikeluarkan dari area stadion.
Untuk menghindari kepadatan berlebih, kapasitas Stadion GBLA pada laga tersebut dibatasi hanya 32.000 penonton atau sekitar 75 persen dari total kapasitas stadion.
Karo Ops juga mengimbau masyarakat yang tidak memiliki tiket resmi agar tidak memaksakan datang ke stadion demi menjaga kelancaran arus lalu lintas dan keamanan bersama.
Sebagai alternatif, Polda Jabar bersama pemerintah daerah dan aparat kewilayahan menyiapkan sejumlah titik nonton bareng resmi di berbagai kantor kelurahan maupun kantor kepolisian terdekat. Langkah itu dilakukan agar masyarakat tetap dapat mendukung Persib secara aman dan tertib.







