Beranda / Daerah / Pasca Libur Lebaran, Pemkab Sukabumi Lakukan Aksi Bersih-Bersih di Jalur Wisata

Pasca Libur Lebaran, Pemkab Sukabumi Lakukan Aksi Bersih-Bersih di Jalur Wisata

JUBIRTVNEWS.COM – Lonjakan volume sampah pasca libur panjang Idul Fitri mendorong Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar aksi bersih-bersih di sepanjang jalur wisata Palabuhanratu hingga Cisolok, Kamis (2/4/2026). Kegiatan ini difokuskan pada titik-titik yang mengalami penumpukan sampah akibat tingginya kunjungan wisatawan.

Aksi Korve tersebut merupakan tindak lanjut dari sejumlah regulasi strategis, di antaranya Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 600.11/889/SJ tentang Gerakan Indonesia ASRI, Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 28/LH.01.04.02/DLH, serta Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup/BPLH Nomor 03 Tahun 2026 terkait pengendalian sampah selama Idul Fitri.

Baca Juga :  Pembebasan Lahan Tol Bocimi Seksi 3 Tersendat 26 Tanah Kas Desa, Ini Respons Pemkab Sukabumi

Di Kabupaten Sukabumi, kegiatan ini melibatkan sekitar 400 peserta yang disebar di delapan titik sepanjang jalur protokol wisata, mulai dari Jalan Pelita hingga Jalan Raya Cisolok. Jalur tersebut merupakan akses utama menuju sejumlah destinasi wisata unggulan seperti Pantai Buffalo, Citepus, Karanghawu, hingga Pemandian Air Panas Cisolok.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, mengungkapkan meningkatnya volume sampah selama libur Lebaran menjadi perhatian utama pemerintah daerah.

Baca Juga :  Bangun ASN Berkarakter, MTA Jadi Andalan Pemkab Sukabumi Tingkatkan Etos Kerja dan Integritas

“Selama libur Idul Fitri, volume sampah per hari mencapai rata-rata 200 hingga 250 ton. Ini tentu membutuhkan respons cepat agar kawasan wisata tetap bersih dan nyaman,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, DLH menurunkan 63 personel serta dua unit dump truck untuk menangani sampah di sejumlah titik, mulai dari kawasan Bagbagan hingga Karanghawu serta Jalan Pelita.

“Fokus utama pembersihan berada di jalur nasional dari Gapura Geopark Bagbagan hingga kawasan Karanghawu yang menjadi pusat keramaian wisatawan,” terangnya.

Pembagian delapan titik pembersihan dilakukan guna memastikan seluruh area prioritas tertangani secara maksimal. Selain melibatkan lintas instansi, pemerintah juga mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Baca Juga :  Penyediaan hingga Pengawasan Diperkuat, Pemkab Sukabumi Evaluasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi

“Kami mengimbau masyarakat untuk terus peduli dan berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan. Kebersihan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama,” katanya.

Melalui kegiatan ini, DLH berharap aksi korve tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga mampu memperkuat budaya gotong royong serta meningkatkan kualitas lingkungan, khususnya di kawasan wisata Kabupaten Sukabumi.

Tag:

Pos-pos Terbaru