Beranda / Daerah / Kabupaten Sukabumi Diguncang Gempa M3,2, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif

Kabupaten Sukabumi Diguncang Gempa M3,2, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM – Gempabumi tektonik dengan magnitudo 3,2 mengguncang wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Selasa (24/2/2026) pukul 10:08:41 WIB.

Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempabumi terletak pada koordinat 6.75 Lingkar Selatan (LS) dan 106.57 Bujur Timur (BT) atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 26 kilometer (km) TimurLaut Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 6 km.

Baca Juga :  Akhir Pekan Berpotensi Hujan di Sejumlah Wilayah, Prakiraan Cuaca Jabar 26 April 2026

Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II Tangerang, Hartanto menjelaskan bahwa gempabumi tersebut merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif,” kata Hartanto dalam keterangan tertulis.

Lebih lanjut Hartanto menyebut bahwa gempa dirasakan di beberapa wilayah di Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga :  Hujan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah, Prakiraan Cuaca Jabar 5 Desember 2025

“Dampak gempabumi berdasarkan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan di wilayah Kalapanunggal, Kabandungan dengan Skala Intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu), di Leuwiliang dengan Skala Intensitas II – III MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang – Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu). Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut,” imbuhnya.

Baca Juga :  Awal Pekan Sejumlah Wilayah Berawan, Prakiraan Cuaca Jabar 11 Mei 2026

Hingga pukul 10:26 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan.

“Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi,” tutupnya.

Traktir Kopi
Tag: