Beranda / Pemerintahan / Viral Protes Siswa SD di Warungkiara, Dinas PU Sukabumi Siapkan Rencana Perbaikan Jalan

Viral Protes Siswa SD di Warungkiara, Dinas PU Sukabumi Siapkan Rencana Perbaikan Jalan

JUBIRTVNEWS.COM – Aksi protes siswa sekolah dasar di Desa Mekarjaya, Kecamatan Warungkiara, yang membawa poster bertuliskan “Kami Lebih Butuh Jalan daripada Makan Bergizi Gratis (MBG)” mendapat respons dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi. Jalan rusak yang mereka keluhkan dipastikan masuk rencana penanganan tahun ini.

Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, mengatakan ruas jalan tersebut merupakan bagian dari Ruas Bagbagan–Mekarasih dengan panjang total 23,8 kilometer berdasarkan SK Bupati.

“Ruas jalan tersebut berdasarkan SK Bupati memiliki panjang 23,8 kilometer. Adapun titik kerusakan yang viral dan akan kita tangani berada di Sta 13.800 sampai dengan Sta 14.200,” kata Uus.

Baca Juga :  Penjelasan Dedi Mulyadi soal Anak Nakal di Jabar Bakal Dididik di Barak Militer

Menurutnya, titik kerusakan itu berada di area tebing dengan kondisi tanah labil sehingga membutuhkan penanganan teknis khusus. Dinas PU telah menyiapkan desain penguatan struktur untuk mencegah potensi longsor.

“Rencana teknisnya, di sebelah kiri akan dipasang bangunan pelengkap bronjong. Sedangkan di sebelah kanan akan dibangun pasangan batu TPT (Tembok Penahan Tanah) serta selokan tembok untuk drainase,” jelasnya.

Tak hanya penguatan tebing, perbaikan juga mencakup pembenahan badan jalan dan sistem drainase. Selama ini, buruknya saluran air membuat jalan berubah menjadi kubangan lumpur saat hujan turun.

Baca Juga :  Desa Wanasari Surade Raih Desa Terbaik Tingkat Provinsi Jawa Barat

“Untuk crossing saluran drainase akan dipasang dua unit plat beton. Badan jalan akan dibangun dengan konstruksi lengkap, mulai dari pondasi bawah, pondasi atas, hingga lapis permukaan yang kedap air,” ujar Uus.

Untuk merealisasikan pekerjaan di segmen tersebut, anggaran yang dibutuhkan diperkirakan sekitar Rp700 juta. Ia mengungkapkan usulan perbaikan sebenarnya sudah diajukan sejak 2023, namun belum bisa direalisasikan karena keterbatasan anggaran.

“Perkiraan biaya untuk segmen tersebut mencapai kurang lebih Rp700 juta. Usulan sebenarnya sudah masuk sejak tahun 2023, hanya karena kondisi anggaran terbatas jadi belum bisa ditangani saat itu,” pungkasnya.

Baca Juga :  UPTD PU Lakukan Tambal Sulam di Dua Ruas Jalan Palabuhanratu Sukabumi

Sebelumnya diberitakan, sejumlah siswa SDN Sukamukti harus menempuh perjalanan sekitar satu kilometer melewati jalan rusak dan berlumpur di Kampung Babakan RT 03 RW 04, Desa Mekarjaya. Video yang beredar memperlihatkan anak-anak berseragam sekolah berjalan tertatih di jalan becek, bahkan ada yang terpeleset dan harus digendong orang tua.

Kerusakan jalan tersebut disebut telah berlangsung lama dan semakin parah akibat intensitas hujan tinggi. Minimnya akses alternatif membuat para pelajar tak memiliki pilihan lain selain tetap melintasi jalur tersebut demi bisa sampai ke sekolah.

Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru

error: Content is protected !!