Beranda / Peristiwa / Hujan Intensitas Tinggi Sebabkan Tanah Longsor di Jalur Nasional Bagbagan–Kiaradua Sukabumi

Hujan Intensitas Tinggi Sebabkan Tanah Longsor di Jalur Nasional Bagbagan–Kiaradua Sukabumi

JUBIRTVNEWS.COM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi sejak hari kemarin Minggu (14/12/2025) memicu longsor di ruas Jalan Nasional Bagbagan–Kiaradua.

Longsor tersebut terjadi di Kampung Ciawitali, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Senin (15/12/2025) sekitar pukul 03.00 WIB, dan mengakibatkan arus lalu lintas tersendat.

Material longsoran berupa tanah dan bebatuan menutup sebagian badan jalan dengan ketinggian mencapai sekitar 4 meter dan lebar kurang lebih 3 meter. Kondisi ini membuat kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas secara normal, sehingga terjadi kemacetan di kedua arah.

Baca Juga :  Pembangunan Hunian Tetap Bagi Korban Bencana di Kabupaten Sukabumi, Tunggu Data dari Pemda

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan langsung melakukan pengecekan dan assessment di lokasi kejadian. Koordinasi juga dilakukan dengan pemerintah desa, RT/RW setempat, serta pihak PU Nasional untuk percepatan penanganan.

Petugas P2BK Simpenan, Dandi Sulaeman, menjelaskan bahwa longsor dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang turun secara terus-menerus sejak malam hari. Akibat kejadian tersebut, jalur utama penghubung wilayah Pajampangan dan Palabuhanratu terpaksa diberlakukan sistem buka tutup.

Baca Juga :  November 2025 Diprediksi Jadi Awal Musim Hujan, BMKG Berikan Penjelasannya

“Material longsor menutup badan jalan sejak pukul 03.00 WIB. Kendaraan belum bisa melintas secara normal dan harus diatur bergantian,” kata Dandi.

Untuk mempercepat proses pembersihan, pihaknya menyebutkan diperlukan dukungan alat berat jenis beko serta mesin chainsaw guna menyingkirkan material tanah dan pepohonan yang terbawa longsoran.

Baca Juga :  Paripurna DPRD Sukabumi: Fraksi-Fraksi Desak Penajaman Arah Pembangunan dalam RPJMD Baru

Ia juga mengingatkan masyarakat dan pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan, mengingat intensitas hujan di wilayah Sukabumi masih cukup tinggi dan berpotensi memicu bencana susulan.

“Pengendara diminta lebih berhati-hati saat melintasi jalur rawan longsor, terutama ketika hujan deras masih terjadi,” ujarnya.

Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru

error: Content is protected !!