Beranda / Peristiwa / Terungkap! Wisatawan Tewas di Pantai Karanghawu Sukabumi Ternyata WNA Afghanistan

Terungkap! Wisatawan Tewas di Pantai Karanghawu Sukabumi Ternyata WNA Afghanistan

JUBIRTVNEWS.COM – Misteri identitas wisatawan pria yang meninggal dunia usai tenggelam di Pantai Karanghawu, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, akhirnya terungkap. Korban yang sebelumnya berstatus Mr. X tersebut dipastikan merupakan warga negara asing (WNA) asal Afghanistan bernama Nasrullah Nazari alias Ahmed (33 tahun).

Kapolres Sukabumi AKBP Samian mengungkapkan bahwa identitas korban terungkap setelah Sat Reskrim melakukan penelusuran terhadap satu unit sepeda motor Honda PCX putih bernomor polisi B 5692 TMO yang ditemukan di lokasi kejadian.

Kronologi Kejadian dan Upaya Penyelamatan

Tragedi laka laut ini diketahui terjadi pada Sabtu (27/12/2025) sekitar pukul 09.45 WIB. Berdasarkan laporan kepolisian, Ahmed saat itu sedang berenang sendirian di bagian barat Pantai Karanghawu.

Saksi mata di lokasi, Gugun Gunandi dan Rehan Fadhilah, melihat korban terseret ombak besar setelah air mencapai setinggi dada. Tim gabungan dari Ditpolairud, Basarnas, dan Balawista segera melakukan evakuasi. Meski sempat memegang alat keselamatan dalam kondisi sadar, nyawa korban tak tertolong saat dievakuasi ke daratan.

Baca Juga :  Video: Istighosah Serentak di Jampangkulon, Doa untuk Bangsa dan Hari Jadi Sukabumi Ke-155

Pada pukul 10.14 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis Puskesmas Cisolok dan kemudian dibawa ke RSUD Palabuhanratu untuk keperluan visum dan identifikasi.

“Korban terbawa arus karena berenang melewati batas aman yang sudah ditandai dengan bendera merah. Tidak ada unsur pidana,” ujar Kapolres, Minggu (28/12/2025).

Hasil Temuan dan Kesaksian Tukang Parkir

Sebelum insiden terjadi, seorang petugas parkir bernama Haris memberikan kesaksian yang mencurigakan. Ia menyebut Ahmed datang menggunakan motor PCX tersebut dengan kondisi fisik yang tampak tidak stabil.

Baca Juga :  Video: Musrenbangdes Nagraksari Sukabumi, Warga Dilibatkan dalam Tinjau Ulang RPJMDES

“Saksi melihat korban berjalan sempoyongan atau oleng, seperti sedang dalam kondisi mabuk atau pengaruh obat. Saat diberi karcis parkir, korban menolak membayar dan langsung menuju kamar mandi untuk ganti baju lalu berenang,” jelas Kasat Reskrim Polres Sukabumi Iptu Hartono.

Polisi kini berencana melakukan cek darah terhadap jenazah korban untuk memastikan apakah benar terdapat pengaruh zat tertentu sesuai keterangan saksi di lapangan.

Identitas Terlacak Lewat Pemilik Motor di Jakarta

Titik terang identitas korban didapat setelah polisi menghubungi pemilik motor, Linda Fitriah, warga Cakung, Jakarta Timur. Linda menjelaskan bahwa Ahmed adalah temannya selama 11 tahun terakhir.

“Sepeda motor tersebut sudah disewa korban selama 2 tahun dan rencananya akan dibeli. Korban adalah pengungsi asal Afghanistan yang sudah menetap di Indonesia sejak 2014 dan memegang kartu UNHCR,” kata Hartono.

Baca Juga :  Jalin Keakraban Pascalebaran, Paguyuban Jampang Tandang Makalangan Gelar Halal Bihalal

Ahmed diketahui tinggal di kawasan Cisarua, Bogor, dan sudah fasih berbahasa Indonesia. Meski menetap di Bogor bersama keluarga lainnya, Ahmed memiliki istri dan seorang anak yang masih tinggal di Afghanistan.

Langkah Selanjutnya

Pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan keluarga korban bernama Rabi yang mengonfirmasi bahwa mereka baru mengetahui keberadaan Ahmed di Sukabumi setelah mendapat kabar duka dari polisi.

Setelah identitas dipastikan, Hartono menyampaikan bahwa jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak Imigrasi. Selanjutnya, penanganan diserahkan kepada UNHCR mengingat status korban sebagai pencari suaka.

Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru

error: Content is protected !!