JUBIRTVNEWS.COM – Selama ini, self-care (perawatan diri) sering dianggap sebagai bentuk kemewahan atau tindakan memanjakan diri yang tidak perlu. Banyak orang merasa bersalah meluangkan waktu atau uang untuk diri sendiri karena dianggap lebih baik digunakan untuk kebutuhan lain. Padahal, para ahli menegaskan bahwa self-care merupakan kebutuhan penting bagi kesehatan fisik dan mental, termasuk dalam menjaga keseimbangan hormon tubuh.
Menurut National Institute of Mental Health (NIMH), self-care adalah upaya meluangkan waktu untuk melakukan hal-hal yang membantu seseorang hidup lebih sehat dan seimbang, baik secara fisik maupun mental. Praktik self-care terbukti mampu mengelola stres, menurunkan risiko penyakit, serta meningkatkan energi dan kualitas hidup. Bahkan, tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak besar bagi kesehatan secara keseluruhan.
Kesejahteraan seseorang mencakup berbagai aspek, mulai dari emosional, psikologis, sosial, fisik, hingga spiritual. Kesejahteraan yang sehat bukan hanya tentang terbebas dari penyakit, tetapi juga tentang merasa utuh dan mampu menjalani hidup dengan penuh makna. Ketika kesejahteraan terganggu, hampir semua aspek kehidupan ikut terdampak, termasuk cara berpikir, merasa, dan berinteraksi dengan orang lain.
Salah satu manfaat penting dari self-care adalah perannya dalam menjaga keseimbangan hormon. Ketidakseimbangan hormon dapat memicu berbagai keluhan fisik dan emosional, seperti kelelahan, nyeri tubuh, kecemasan, hingga depresi. Berikut beberapa cara self-care membantu menjaga keseimbangan hormon:
Meningkatkan Rasa Percaya Diri
Self-care dapat meningkatkan suasana hati dan kadar serotonin dalam tubuh, yang berperan dalam mengatur hormon stres seperti kortisol. Pola hidup sehat termasuk olahraga teratur, asupan nutrisi seimbang, dan istirahat cukup—membantu seseorang merasa lebih bugar, berenergi, dan percaya diri.
Mengelola Stres
Stres memicu pelepasan hormon adrenalin dan kortisol yang berlebihan. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat mengganggu keseimbangan hormon. Meluangkan waktu untuk beristirahat, berlibur, berjalan santai, mendengarkan musik, bermeditasi, berdoa, atau sekadar menikmati mandi air hangat sebelum tidur dapat membantu menurunkan tingkat stres.
Menjaga Kadar Gula Darah
Pola makan merupakan bagian penting dari self-care. Mengonsumsi protein tanpa lemak, lemak sehat, biji-bijian utuh, serta cukup air membantu menjaga kestabilan hormon. Sebaliknya, makanan tinggi gula dan olahan berlebihan dapat memicu lonjakan gula darah yang berdampak negatif pada keseimbangan hormon.
Meningkatkan Kualitas Tidur
Tidur berkualitas berperan besar dalam mengatur hormon seperti leptin, melatonin, dan kortisol. Orang dewasa dianjurkan tidur setidaknya tujuh hingga delapan jam per malam. Menjaga jadwal tidur yang konsisten, menghindari layar gadget sebelum tidur, dan menciptakan suasana kamar yang nyaman dapat membantu meningkatkan kualitas tidur.
Meningkatkan Kesadaran Diri
Latihan mindfulness seperti meditasi, pernapasan dalam, journaling, doa, dan peregangan tubuh membantu merangsang hormon oksitosin dan endorfin—hormon yang berkaitan dengan rasa bahagia, damai, dan nyaman.
Memperdalam Keintiman dan Hubungan Sosial
Hubungan emosional dan fisik yang sehat juga merupakan bagian dari self-care. Sentuhan fisik seperti berpegangan tangan atau berpelukan dapat membantu menjaga keseimbangan hormon seperti estrogen, progesteron, dan testosteron, sekaligus memperkuat rasa keterhubungan dengan orang lain.
Para ahli menyebutkan bahwa kesadaran terhadap kebutuhan tubuh merupakan langkah awal dalam menjalani self-care. Tidur yang cukup, mengurangi kegiatan sosial yang melelahkan, dan meluangkan waktu untuk diri sendiri dapat membantu menjaga kesehatan hormon serta meningkatkan kesejahteraan.
Dengan menjadikan self-care sebagai prioritas, seseorang tidak hanya menjaga kesehatan hormon, tetapi juga membuka jalan menuju hidup yang lebih damai, seimbang, dan penuh kebahagiaan. Merawat diri sendiri bukanlah bentuk egoisme, melainkan investasi penting untuk kualitas hidup yang lebih baik.
Sumber: lifestyle.org










