Beranda / Lifestyle / Sering Lemas di Siang Hari Saat Puasa? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Sering Lemas di Siang Hari Saat Puasa? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

JUBIRTVNEWS.COM – Rasa lemas dan kurang bertenaga di siang hari saat menjalani ibadah puasa menjadi keluhan yang cukup sering dirasakan banyak orang. Meski tidak makan dan minum selama belasan jam merupakan hal wajar saat Ramadan, kondisi tubuh yang terasa sangat lemah hingga mengganggu aktivitas bisa jadi dipengaruhi oleh pola makan dan kebiasaan yang kurang tepat.

Lemas saat puasa umumnya dipicu oleh menurunnya kadar gula darah dalam tubuh. Namun, selain faktor tersebut, ada sejumlah penyebab lain yang kerap tidak disadari.

Pola Sahur yang Kurang Tepat

Salah satu penyebab utama tubuh terasa lemas adalah menu sahur yang tidak seimbang. Banyak orang memilih makanan tinggi karbohidrat sederhana seperti nasi putih dalam porsi besar, mie instan, atau makanan manis berlebihan. Padahal, jenis makanan ini cepat meningkatkan gula darah tetapi juga cepat menurunkannya kembali.

Baca Juga :  Daging Kurban Empuk dan Bebas Bau? Begini Cara Masaknya

Akibatnya, energi memang terasa penuh di pagi hari, tetapi menurun drastis menjelang siang.

Agar energi bertahan lebih lama, menu sahur sebaiknya mengandung karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, atau roti gandum, yang dikombinasikan dengan protein (telur, ayam, tempe, tahu) serta sayur dan buah sebagai sumber serat.

Kurang Cairan

Dehidrasi ringan juga menjadi faktor yang sering memicu rasa lemas. Saat tubuh kekurangan cairan, suplai oksigen dan nutrisi ke sel-sel tubuh menjadi kurang optimal.

Tanda-tandanya antara lain:

  • Mulut kering
  • Pusing ringan
  • Sulit konsentrasi
  • Tubuh terasa lunglai

Untuk mencegahnya, dianjurkan menerapkan pola minum 2-4-2, yakni dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur.

Kurang Tidur

Baca Juga :  Diguyur Hujan, DRPC Bagikan 100 Takjil untuk Pengguna Jalan di Surade

Perubahan pola tidur selama Ramadan turut berpengaruh terhadap stamina. Waktu tidur yang lebih singkat karena harus bangun sahur atau menjalankan ibadah malam dapat menyebabkan tubuh kurang istirahat.

Kurang tidur dapat menurunkan konsentrasi, memperlambat metabolisme, serta membuat tubuh terasa lebih cepat lelah. Karena itu, penting mengatur waktu tidur minimal 6–7 jam per hari, baik dengan tidur lebih awal maupun menambah waktu istirahat singkat di siang hari.

Konsumsi Makanan dan Minuman Manis Berlebihan

Takjil manis memang menggoda, tetapi konsumsi gula berlebihan saat berbuka dapat memicu lonjakan gula darah yang diikuti penurunan cepat. Kondisi ini bisa menyebabkan tubuh terasa lemas keesokan harinya.

Mengonsumsi makanan manis dalam jumlah wajar tetap diperbolehkan, namun sebaiknya tidak berlebihan dan tetap diimbangi dengan makanan bergizi.

Baca Juga :  Kapan Puasa Arafah? Ini Waktu Pelaksanaan dan Tata Caranya

Aktivitas Terlalu Berat

Memaksakan aktivitas fisik berat tanpa pengaturan energi yang baik juga bisa membuat tubuh kehabisan tenaga lebih cepat. Jika ingin tetap berolahraga, waktu terbaik biasanya menjelang berbuka atau setelah salat tarawih dengan intensitas ringan hingga sedang.

Kenali Batas Tubuh

Meski lemas saat puasa tergolong normal, kondisi seperti pusing berat, jantung berdebar, hingga hampir pingsan tidak boleh diabaikan. Jika keluhan berlangsung terus-menerus, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk memastikan tidak ada kondisi medis tertentu seperti anemia atau gangguan gula darah.

Puasa sejatinya tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga melatih pola hidup yang lebih sehat. Dengan pengaturan menu, waktu istirahat, serta asupan cairan yang cukup, tubuh tetap bisa bertenaga menjalani aktivitas hingga waktu berbuka tiba.

Sumber: Berbagai Sumber

Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru

error: Content is protected !!