JUBIRTVNEWS.COM – Penyakit maag masih menjadi salah satu gangguan pencernaan yang banyak dialami masyarakat. Meski kerap dianggap sepele, maag yang sering kambuh akibat pola makan tidak terkontrol dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan.
Tak sedikit penderita maag yang mengalami nyeri hebat, mual, hingga gangguan aktivitas akibat konsumsi makanan yang tidak tepat. Bahkan dalam kondisi tertentu, iritasi lambung yang terus berulang berisiko memicu komplikasi berbahaya jika tidak segera ditangani.
Karena itu, penderita maag dianjurkan untuk lebih selektif dalam memilih makanan sehari-hari. Menghindari makanan pemicu asam lambung menjadi langkah penting agar gejala tidak kembali muncul dan kondisi tubuh tetap sehat.
Dirangkum Jubirtvnews dari berbagai sumber, berikut 3 jenis makanan yang perlu dihindari oleh penderita maag.
1. Makanan dan Minuman Berkafein
Makanan dan minuman berkafein seperti kopi, teh, dan cokelat diketahui dapat merangsang produksi asam lambung secara berlebihan. Selain itu, kafein juga dapat menyebabkan iritasi pada dinding lambung, sehingga memicu kambuhnya maag.
Jika penderita maag tetap mengonsumsi kafein, gejala seperti perih di ulu hati, mual, dan rasa terbakar di lambung bisa semakin parah. Untuk meminimalkan risiko, konsumsi kafein sebaiknya dilakukan setelah makan. Namun, saat maag sedang kambuh, penderita sangat disarankan untuk menghindarinya.
2. Makanan Pedas
Jenis makanan lain yang perlu dihindari adalah makanan pedas. Kandungan cabai dan bumbu pedas dapat mengiritasi saluran pencernaan, termasuk lambung, sehingga memicu peradangan dan nyeri.
Bagi penderita maag atau asam lambung, konsumsi makanan pedas dapat memperburuk kondisi lambung dan menyebabkan gejala kambuh lebih sering. Oleh karena itu, mengurangi atau menjauhi makanan pedas menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan pencernaan.
3. Makanan dan Minuman Asam
Makanan dan minuman dengan kadar asam tinggi, seperti jeruk, lemon, saus tomat, serta minuman bersoda, juga berpotensi memperparah maag. Kandungan asamnya dapat meningkatkan iritasi lambung dan memicu naiknya asam lambung.
Saat mengalami sakit maag, penderita sebaiknya membatasi bahkan menghindari jenis makanan dan minuman asam agar gejala tidak semakin parah dan proses pemulihan berjalan optimal.
Dengan mengatur pola makan serta menjauhi makanan pemicu, penderita maag dapat mengurangi risiko kekambuhan dan menjaga kualitas hidup tetap baik. Menjaga kesehatan lambung sejak dini menjadi kunci agar aktivitas sehari-hari tetap berjalan lancar tanpa gangguan nyeri.
Sumber: Berbagai Sumber










