Beranda / Pemerintahan / Kolaborasi Pusat dan Daerah, Bupati Sukabumi Dukung MBG 3B untuk Tekan Stunting

Kolaborasi Pusat dan Daerah, Bupati Sukabumi Dukung MBG 3B untuk Tekan Stunting

JUBIRTVNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus memperkuat komitmen dalam menekan angka stunting melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Temu Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) sekaligus pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) 3B yang digelar di Kecamatan Kabandungan, Senin (12/1/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Republik Indonesia/Kepala BKKBN, Wihaji dan didampingi langsung Bupati Sukabumi Asep Japar.

Program MBG 3B menyasar kelompok prioritas, yakni ibu hamil, baduta, dan balita sebagai bagian dari strategi pencegahan stunting sejak dini.

Menteri Wihaji menyampaikan bahwa stunting dipengaruhi oleh sejumlah faktor, mulai dari pernikahan usia dini, pemenuhan asupan gizi yang belum optimal, hingga keterbatasan akses air bersih dan sanitasi yang layak. Menurutnya, faktor-faktor tersebut masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah, termasuk di Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga :  Ucapan Selamat Datang Bupati Sukabumi pada Peserta Healthy Cities Summit 2024

Ia juga menyoroti masih ditemukannya praktik pernikahan dini yang berkontribusi terhadap tingginya risiko stunting. Oleh karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan secara menyeluruh melalui edukasi, pendampingan keluarga, serta pemenuhan gizi yang cukup.

Sementara itu, Bupati Sukabumi Asep Japar menyambut baik kehadiran Menteri BKKBN di Kabupaten Sukabumi dan mengapresiasi dukungan pemerintah pusat terhadap program percepatan penurunan stunting di daerah.

“Kehadiran pemerintah pusat melalui Program MBG 3B menjadi penguat bagi kami di daerah untuk terus bekerja maksimal dalam upaya pengentasan stunting,” ujarnya.

Menurut Bupati, persoalan stunting dan pemenuhan gizi merupakan isu mendasar yang sangat menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Program MBG 3B dinilai sebagai langkah konkret pemerintah pusat dalam memastikan pemenuhan gizi sejak masa kehamilan hingga usia balita.

Program tersebut tidak hanya sebatas pemberian bantuan makanan, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga :  Dilantik Bupati Sukabumi, Pengurus FKUB Periode 2025–2030 Diharapkan Jadi Garda Terdepan Jaga Kerukunan

“Dengan tumbuh kembang yang optimal, anak-anak diharapkan dapat lebih fokus belajar dan memiliki masa depan yang lebih baik,” ucapnya.

Asep juga menekankan peran strategis para kader TPK sebagai ujung tombak pelaksanaan program di lapangan. Para kader bertugas mendistribusikan bantuan, memberikan edukasi gizi seimbang, serta mendampingi keluarga penerima manfaat secara langsung.

Dedikasi para kader dinilai sangat penting dalam memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran, aman, dan memenuhi standar gizi yang dibutuhkan ibu hamil serta anak-anak.

Melalui kegiatan temu kader ini, Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, kecamatan, desa, hingga posyandu, untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menekan angka stunting di Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga :  Disbudpora Ikuti Festival Sukabumi Suka Bunga 2024, Usung Tema Pejuang Pahlawan

“Kami optimistis, dengan kerja bersama dan kolaborasi yang kuat, Kabupaten Sukabumi mampu menurunkan angka stunting secara signifikan,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas BKKBN Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang, menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat terus diperkuat dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

Ia optimistis pelaksanaan program SPPG di Kabupaten Sukabumi, khususnya di Kecamatan Kabandungan, dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Usai kegiatan temu kader, rombongan melakukan kunjungan ke keluarga rawan stunting (KRS) serta rumah tidak layak huni (rutilahu) di Kampung Cikubang RT 21 RW 09 Desa Kabandungan. Kunjungan dilanjutkan ke Kampung Kaladi 1 RT 03 RW 05 Desa Tugu Bandung untuk melihat langsung kondisi masyarakat penerima manfaat.

Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru

error: Content is protected !!