JUBIRTVNEWS.COM – Puasa menjadi salah satu ibadah utama dalam Islam. Selain puasa wajib di bulan Ramadhan, ada pula berbagai puasa sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan, salah satunya adalah puasa Arafah.
Puasa ini memiliki keutamaan luar biasa dan sayang untuk dilewatkan oleh umat muslim yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.
Lalu, kapan puasa Arafah dilaksanakan? Bagaimana cara melakukannya? Dan apa saja keutamaannya?
Kapan Puasa Arafah Dilaksanakan?
Melansir laman Baznas Jabar, Puasa Arafah dilakukan setiap tanggal 9 Dzulhijjah, bertepatan dengan hari saat para jamaah haji melaksanakan wukuf di Padang Arafah.
Seperti diketahui Pemerintah melalui Kementerian Agama sebelumnya telah menetapkan 1 Dzulhijjah 1446 H jatuh pada Rabu, 28 Mei 2025. Artinya puasa puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dilaksanakan pada Kamis, 5 Juni 2025.
Bagi umat muslim yang tidak berhaji, puasa ini sangat dianjurkan karena memiliki banyak keutamaan, salah satunya adalah pengampunan dosa.
Tata Cara Puasa Arafah
Pelaksanaan puasa Arafah secara umum tidak berbeda dengan puasa-puasa lainnya, yakni dimulai sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Berikut langkah-langkah pelaksanaannya:
1. Niat Puasa Arafah
Niat dilakukan sejak malam hari hingga sebelum fajar. Lafadz niatnya adalah:
Nawaitu shouma arofata sunnatan lillaahi ta’aalaa
Artinya: Saya niat puasa Arafah, sunnah karena Allah Ta’ala.
2. Makan Sahur
Disunnahkan untuk sahur, meskipun hanya dengan air putih. Sahur menjadi energi dan pembeda antara puasa umat Islam dan puasa umat lain.
3. Menahan Diri dari Hal yang Membatalkan Puasa
Seperti makan, minum, berhubungan suami istri, dan hal-hal lain yang membatalkan puasa hingga waktu maghrib tiba.
4. Menyegerakan Berbuka
Setelah matahari terbenam, disunnahkan untuk segera berbuka puasa. Ini termasuk sunnah Nabi yang mendatangkan pahala.
Keutamaan Puasa Arafah
Puasa Arafah dikenal sebagai salah satu puasa sunnah yang memiliki keutamaan luar biasa. Berdasarkan hadits-hadits sahih, berikut beberapa keutamaannya:
1. Menghapus Dosa Dua Tahun
Rasulullah SAW bersabda, “Puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR. Muslim)
2. Membebaskan dari Api Neraka
Nabi Muhammad SAW juga bersabda, “Tidak ada hari di mana Allah membebaskan lebih banyak hamba dari neraka selain Hari Arafah.” (HR. Muslim)
Sebagai umat Islam, momen puasa Arafah adalah kesempatan emas untuk memperbanyak amalan dan mendekatkan diri kepada Allah.










