JUBIRTVNEWS.COM – Cuaca ekstrem berupa angin kencang menerjang wilayah Kota Sukabumi, Jawa Barat, pada Sabtu (24/1/2026). Hingga sore pukul 16.57 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi mencatat sedikitnya 19 titik kejadian bencana yang tersebar di berbagai kelurahan.
Berdasarkan data asesmen BPBD, dampak paling dominan adalah pohon tumbang yang terjadi di 11 lokasi serta sejumlah kerusakan bangunan akibat atap yang tertiup angin.
Sebaran Pohon Tumbang
Insiden pohon tumbang terpantau sempat menutup akses jalan dan menimpa fasilitas umum di beberapa titik strategis, di antaranya di Jalan Kibitay (Kelurahan Situmekar), Jl. Lettu Bakri (Nyomplong), Jl. Sawahbera (Dayeuh Luhur), dan Jl. RH Didi Sukardi (Gedong Panjang).
Selain itu, pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di kawasan Masjid Jami Assabiq Perum Pangon Mas (Karangtengah), Bobojong, serta beberapa titik di Kelurahan Sindangsari dan Sudajaya Hilir.
Kerusakan Rumah dan Atap Berterbangan
Selain pohon tumbang, angin kencang juga mengakibatkan kerusakan rumah warga. Kelurahan Limusnunggal menjadi salah satu wilayah terdampak cukup parah dengan tiga laporan atap rumah yang terbawa angin, tepatnya di RT 01, 03, dan 04 pada RW 10.
Kejadian serupa juga melanda wilayah Kelurahan Lembursitu, meliputi Kp. Selakaso (RW 07), Kp. Loa Copong (RW 21), dan Nanggerang (RW 13). Sementara di Kelurahan Cisarua, dilaporkan satu unit rumah roboh dan satu unit lainnya mengalami kerusakan berat.
Angin kencang juga memicu longsor dapuran bambu di Jl. Abdul Azis, RW 09, Kelurahan Karangtengah, yang kini telah mendapat penanganan petugas.
Hingga berita ini diturunkan, tim reaksi cepat BPBD Kota Sukabumi masih disiagakan di lapangan untuk melakukan evakuasi material pohon dan membantu warga yang rumahnya mengalami kerusakan. Belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa dalam rentetan kejadian ini, namun kerugian materi diperkirakan cukup besar.
Masyarakat Kota Sukabumi diimbau untuk tetap waspada dan menghindari berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame saat terjadi angin kencang susulan.










