JUBIRTVNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi memberikan “THR Lebaran” bagi masyarakat dan wisatawan dalam menyambut libur Idulfitri 1447 Hijriah. Selama 10 hari berturut-turut, mulai 18 hingga 27 Maret 2026, tarif retribusi masuk di sejumlah objek wisata milik pemerintah daerah dipangkas sebesar 50 persen.
Bupati Sukabumi, Asep Japar, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari momentum satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Andreas. Selain merayakan progres pembangunan, langkah ini bertujuan menghadirkan kebahagiaan bagi warga yang merayakan Lebaran 2026.
“Selama 10 hari ke depan, kami memberikan diskon retribusi objek wisata sebesar 50 persen, dari semula Rp12.000 menjadi Rp6.000. Kami berharap ini dapat menambah kebahagiaan masyarakat yang berwisata di Kabupaten Sukabumi,” ujar Asep Japar dikutip dari akun media sosial Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Rabu (18/3/2026).
Daftar 6 Destinasi Wisata Diskon 50%:
Kebijakan potongan harga tiket ini berlaku di enam objek wisata yang dikelola langsung oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi, yaitu:
- Curug Sodong (Ciemas)
- Geyser Cipanas (Cisolok)
- Pantai Minajaya (Surade)
- Pondok Halimun (Sukabumi)
- Bumi Perkemahan Cinumpang (Kadudampit)
- Curug Cikaso (Cibitung)
Asep Japar menuturkan, kebijakan ini juga diharapkan mampu mendorong peningkatan kunjungan wisatawan serta menggerakkan perekonomian daerah melalui perputaran uang di sektor pariwisata.
la mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, pelaku usaha, maupun masyarakat, untuk bersama-sama menciptakan suasana wisata yang aman, nyaman, dan menyenangkan selama periode libur panjang.
“Momentum libur Idulfitri ini harus kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk menghadirkan kebahagiaan dan kesejahteraan. Mari berwisata secara aman, nyaman, dan menyenangkan,” tambah Asep Japar.
Selain memberikan potongan harga tiket, Pemkab Sukabumi secara masif mendorong penerapan transaksi non-tunai di lokasi wisata. Pengunjung diimbau melakukan pembayaran retribusi secara digital menggunakan sistem QRIS.
“Kami mengarahkan penggunaan QRIS guna meningkatkan transparansi dan akuntabilitas keuangan daerah. Selain itu, transaksi jadi lebih cepat dan praktis bagi wisatawan,” tambah Bupati.
Pemkab Sukabumi juga telah melakukan berbagai pembenahan dan persiapan guna menyambut lonjakan wisatawan selama libur Lebaran. Upaya tersebut mencakup peningkatan koordinasi lintas sektor, kebersihan, serta kenyamanan di kawasan wisata.
Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah berharap sektor pariwisata dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat, sekaligus mewujudkan Sukabumi sebagai daerah tujuan wisata yang aman dan berkesan.
“Semoga wisata di Sukabumi menghadirkan banyak kenangan indah serta membawa kesejahteraan bagi masyarakat,” pungkas Asep Japar.









