JUBIRTVNEWS.COM – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-61 Grand Inna Samudra Beach Hotel (GISBH) tahun ini dimaknai dengan langkah konkret menjaga lingkungan laut.
Melalui kolaborasi bersama Komunitas Penggiat Konservasi Nyelam Sukabumi (PENYU), perayaan tersebut diisi dengan aksi Transplantasi terumbu karang dan pembersihan perairan .
Dalam kegiatan yang berlangsung di perairan Palabuhanratu ini, Komunitas PENYU menanam 61 bibit terumbu karang yang disusun pada media coran bertuliskan GISBH 61 TH.
Penanaman tersebut menjadi simbol sinergi antara sektor pariwisata dan komunitas konservasi untuk menjaga ekosistem laut secara berkelanjutan.
Pengawas Komunitas PENYU, Wan Wan, menegaskan bahwa keterlibatan pihaknya tidak semata untuk memeriahkan perayaan, melainkan bagian dari misi edukasi lingkungan yang konsisten mereka lakukan.
Terumbu karang, menurutnya, memiliki peran krusial sebagai rumah biota laut, penopang keanekaragaman hayati, sekaligus pelindung alami kawasan pesisir dari abrasi.
“Perayaan ulang tahun bisa menjadi momentum untuk memberi dampak nyata. Menanam terumbu karang di kedalaman 5 meter berarti berinvestasi pada masa depan laut dan masyarakat pesisir,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).
Selain penanaman karang, rangkaian kegiatan juga diisi aksi clean up di sekitar lokasi penyelaman. Langkah ini ditujukan untuk mengurangi sampah laut yang kerap menjadi ancaman serius bagi terumbu karang dan organisme bawah laut.
Pengawas PENYU lainnya, Apra, menambahkan bahwa kolaborasi lintas pihak seperti ini penting untuk memperluas kesadaran publik.
“Konservasi tidak bisa berjalan sendiri. Ketika pelaku usaha dan komunitas bergerak bersama, dampaknya akan lebih terasa,” katanya.
Sementara itu, General Manager GISBH, Reza Bram Adiguna, mengapresiasi peran aktif Komunitas PENYU dalam menyukseskan rangkaian HUT ke-61.
Ia berharap kerja sama ini menjadi contoh praktik baik bagi sektor pariwisata dalam mengambil tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.
“Kolaborasi ini menjadi contoh sinergi positif antara pelaku usaha dan komunitas lingkungan,” tambah Reza.










